Wabup Maria Geong: Halal Bihalal, Tradisi Mulia yang Hanya Ada di Indonesia

Labuan Bajo – Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Barat, drh. Maria Geong, Ph.D., mengatakan acara Halal Bihalal merupakan suatu tradisi mulia yang hanya ada di Indonesia, usai perayaan Hari Raya Idul Fitri. Karena itu halal bihalal dilihat sebagai upaya menyempurnakan kemenangan dan kesucian yang diraih, setelah melaksanakan puasa dan ibadah lain selama Bulan Suci Ramadhon.

Demikian disampaikan Wabup Maria Geong, saat memberikan sambutan dalam Acara Halal Bihalal tahun 1440 H/2019 M, Tingkat Kabupaten Manggarai Barat, yang diselenggarakan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Manggarai Barat di Masjid Nurul Falah, Wae Mata – Labuan Bajo, Senin (17/6/2019) pagi. “Sebagaimana kita ketahui bahwa Halal Bihalal biasa dilakukan usai perayaan Hari Raya Idul Fitri, yang sudah menjadi tradisi di Indonesia,” katanya.

Saat Hahal Bihalal demikian Wabup, kita semua diharapkan dapat saling membersihkan diri dengan tulus dan ikhlas, saling memberi dan meminta maaf kepada sesama atas segala khilaf dan dosa yang mungkinpernah dibuat. Dan tentu harapannya, kesalahan dan kekhlafan itu, tidak diulangi lagi di masa mendatang. “Saya berharap, kita dapat menggunakan moment ini untuk mempererat rasa kekeluargaan dan tali silaturrahmi. Tetapi memang sebaiknya tidak hanya saat Idul Fitri tetapi juga setiap saat,” tandasnya.

Menurut Wabup Maria Geong, sesuai dengan makna syawal sebagai bulan peningkatan, maka acara Hala Bihalal ini bisa dijadikan sebagai wahana dan sarana untuk lebih memperkuat komitmen dan tekad, guna lebih meningkatkan kualitas ta’aruf atau saling mengenal, dan tafahum atau saling memahami. Untuk meningkatkan jalinan silaturahmi diantara kita semua.

Selain itu, Halal Bihalal hendaknya sebagai wahana untuk intropeksi dan evaluasi diri. Agar dapat diketahui apakah Ramadhon membawa perubahan ke arah yang lebih baik, atau sebaliknya. “Ibadah ramadhan selama satu bulan harus memberikan pelajaran bagi kita menjadi pribadi yang kuat, disiplin, sabar dan selalu menghargai antar sesama. Untuk itu mari kita pertahankan roh ramadhan dalam kehidupan sehari-hari dalam menata dan menapak kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang,” katanya.

Sementara itu dalam kaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Manggarai Barat, menurut dia peningkatan jalinan silaturahmi mutlak dibutuhkan. Begitu pula untuk mewujudkan Visi dan Misi Pembangunan Kabupaten Manggarai Barat. Karena dengan adanya jalinan kekeluargaan, koordinasi, komunikasi dan sinergitas, baik itu antara sesama Aparatur Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, maupun antara aparatur Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dengan seluruh pemangku kepentingan terkait, maka semua akan berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal sesuai harapan bersama.

“Sehubungan dengan itu, melalui kegiatan Halal Bihalal ini, tiada  henti-hentinya saya mengajak kita semua, seluruh lapisan masyarakat di daerah tanpa terkecuali, untuk senantiasa bahu membahu, bersatu padu, bekerjasama, serta memberikan dan meningkatkan pengabdian kita demi kemajuan kabupaten manggarai barat yang sama-sama kita cintai ini. Teruslah dan jangan pernah berhenti untuk memberikan kontribusi terbaik bagi daerah ini. Seberat apapun tugas, tanggungjawab dan tantangan pembangunan yang dilaksanakan, semua dapat dijalani dan dituntaskan,” katanya.

Ditambahkannya, acara Halal Bihalal ini sebagai momentum untuk menggugah dan membangun kesadaran baru untuk kembali pada harkat kemanusiaan sebagai makhluk yang fitrah sesuai makna hakiki idul fitri.  Dan dengan semangat kemenangan dan hati yang fitrah tersebut sebagai titik awal untuk berbenah diri, menyiapkan konsep, bekerja ikhlas, berkarya nyata, serta senantiasa berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam mempercepat tercapainya pembagunan di kabupaten mangarai barat,” tambahnya.

Acara Halal Bihalal Tingkat Kabupaten Manggarai Barat ini dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, Yulius S. Kristanto, SH., MH., Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono, S.I.K., M.Si., Ketua Pengadilan Agama, Ihyaddi, S.Ag., MH., Kepala Kantor Agama Manggarai Barat, Drs.Nikolaus Nuka beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Pemda Manggarai Barat, Vikep Labuan Bajo sekalihus Ketua FKUB Manggarai Barat, Romo Rikardus Manggu, Pr., Ketua MUI Manggarai Barat, Syakar Abdul Jangku, Ketua PBHI Manggarai Barat H. Idrus Achmad dan ratusan Umat Muslim se-kota Labuan Bajo.  (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *