Sekda Mabar: Karnaval Budaya Tegaskan Labuan Bajo Sebagai Kota Bhineka Tunggal Ika

Labuan Bajo – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Manggarai Barat juga dimeriahkan Karnaval Budaya dan Pawai Pembangunan. Karnaval Budaya ini melibatkan semua banyak pihak, Sekolah-sekolah dari Paud hingga SMA, dan etnis-etnis yang ada di Labuan Bajo. Sedangkan pawai pembangunan Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Pemkab Manggarai Barat, Instansi-Instansi Vertikal serta Bank-Bank yang ada di Labuan Bajo.

Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Rofinus Mbon, SH., M.Si., ditemui di panggung utama Kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa (19/08) menjelaskan rangkaian kegiatan HUT RI ke 74 tahun 2019 tingkat Kabupaten Manggarai Barat diawali dengan kegiatan Sarasehan kebangsaan, Fashion Show, Olahraga, Pameran Pembangunan, Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Repubik Indonesia Ke 74, Tarian Sae Massal, dan diakhiri dengan Pawai Pembangunan serta Karnaval Seni Budaya. Semua kegiatann katanya, berlangsung aman dan lancar. Dan yang lebih penting adanya partisipasi aktif dari masyarakat Manggarai Barat.

Dijelaskannya, kegiatan Karnaval Budaya yang dilaksanakan pada hari ini (Selasa; red) bertujuan untuk menampilkan atraksi seni dan budaya dari berbagai Sanggar budaya, Paguyuban, sekolah yang ada di Labuan Bajo. “Manggarai Barat sebagai daerah destinasi Pariwisata dunia, harus selalu konsisten untuk melestarikan nilai-nilai seni dan budaya, karena ini merupakan asset pariwisata juga,” katanya.

Terkait partispasi dari etnis-etnis/paguyuban yang ada di Labuan Bajo, demikian Sekda merupakan konsekuensi logis dari Kota Labuan Bajo sebagai Kota Bhinneka Tunggal Ika. “Sebagai Kota Bhineka Tunggal Ika bekerjasama dan menampilkan nilai-nilai seni dan budaya dari berbagai daerah yang ada di labuan bajo, yang tergabung dalam Paguyuban daerah, sebagai salah satu keanekaragaman seni budaya yang ada di Labuan Bajo adalah suatu keharusan,” paparnya.

Dirinya berharap agar kegiatan-kegiatan yang bertujuan melestarikan nilai budaya leluhur terus digalakan. Apalagi wisata budaya mampu mendongkrak minat wisatawan untuk berkunjung ke Labuan Bajo.

Karnaval Seni dan Budaya dan Pawai pembangunan berlangsung meriah. Semua peserta Karnaval memakai konstum adat yang menunjukan identits pemiliknya. Semua peserta karnaval berjalan dan melintasi panggung utama. Dimana dipanggung utama tersebut sudah ada Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch Dula, Wakil Bupati Manggarai Barat drh. Maria Geong, Ph.D., unsur Forkompimda, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai Barat serta masyarakat di sekitar Labuan Bajo. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *