Rakernas Apkasi dan AOE18 digelar di BSD Tangerang

Tangerang — Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch Dula menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) 2018.  Rakernas yang juga menggelar Apkasi Otonomi Expo 2018 (AOE18) berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) City Tangerang, Jumat (06/07). Kedua agenda tahunan Apkasi tersebut dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo.

Sebagai wadah pemerintah kabupaten, Apkasi memiliki tugas-tugas penting yang bertujuan meningkatkan peran otonomi daerah di tingkat kabupaten berjalan baik, memiliki semangat kuat dalam membangun daerahnya dan sebagai mitra strategis antara pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten.

Apkasi dideklarasikan pada tanggal 30 Mei 2000. Ketika itu, 26 Bupati dari 26 Provinsi yang hadir. Keanggotaannya menganut sistem Stelsel Pasif, yang bermakna jika seluruh Pemerintah Kabupaten di Indonesia secara otomatis menjadi anggota Apkasi. Saat ini tercatat ada 416 Pemerintah Kabupaten di Indonesia yang aktif dibawah naungan Apkasi. Struktur organisasinya sendiri saat ini diketuai oleh Mardani H Maming yang merupakan Bupati Tanah Bumbu.

Sesuai dasar pembentukannya, Apkasi memiliki tugas pokok sebagai penyedia advokasi, mediasi dan fasilitasi bagi Pemerintah Kabupaten dengan pemerintah pusat serta instansi lainnya sesuai hakekat otonomi daerah. Rakernas Apkasi 2018 mengambil tema Upaya Daerah Menuju Kedaulatan Pangan Nasioanal, sedangkan tema Expo APKASI “Meningkatkan Daya Saing Daerah Dalam Merebut Market Global”.

Ketua Umum Apkasi, Mardani H Maming dalam sambutannya menyampaikan ucapana terima kasih dan rasa bangga atas kehadiran Presiden dan kegiatan Apkasi dan Apkasi Otonomi Expo. “Atas nama seluruh anggota Apkasi, saya menyampaikan terima kasih atas perhatian Bapak Presiden RI yang selalu hadir dalam kegiatan Apkasi. Kehadiran Presiden tentu menjadi pemacu semangat para Bupati se-Indonesia untuk lebih giat lagi bekerja dan berinovasi dalam membangun dan memajukan daerah kami masing-masing,” tegas Mardani.

Dalam kurun 4 (empat) tahun kepemimpinan Jokowi-JK, pembangunan Infrastruktur di seluruh Indonesia berkembang sangat pesat. “Sudah begitu banyak jalan-jalan dan jembatan yang dibangun di daerah kami masing-masing, begitu juga dengan pelabuhan dan Bandar udara. Semua infrastruktur yang dibangun memiliki nilai strategis bagi daerah terutama untuk kelancaran transportasi dan distribusi barang dan jasa,” kata Bupati Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan selatan ini.

Sementara itu, Presiden Jokowi dalam sambutannya menegaskan tentang pentingnya menyikapi perubahan. “Saudara-saudara sekalian, mulai hari ini saya tegaskan, kita harus sadar, harus juga memahami bahwa perubahan besar sedang terjadi di dunia yang namanya revolusi industry 4.0, yang kecepatannya 3000 kali lipat disbanding dengan revolusi industry yang pertama,” jelas Presiden Jokowi.

Artinya kata Presiden, aka nada perubahan-perubahan yang sangat cepat. Karena itu harus dipahami, disadari dan diantisipasi dengan baik, mulai dari Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dan kunci jika ingin pertumbuhan ekonomi berjalan baik itu hanya ada dua yakni investasi dan ekspor. “Saya menggarisbawai bahwa investasi itu akan datang kalau kita bisa melayani dengan baik dan bisa memberikan kecepatan perijinan kepada investor,” tandanya.

Usai meresmikan AOE18 dan Rakaerna XI Apkasi, Presiden yang memiliki Kabinet Kerja didampingi Mendagri, Menteri Sekretaris Kabinet, Kapolri dan Ketua Umum Apkasi bersama undangan lainnnya, meninjau lokasi pameran yang menampilkan aneka potensi komoditi dan investasi dari Pemerintah Provinsi, kabupaten/Kota dari seluruh tanah air.

Manggarai Barat Ikut Serta dalam AOE18

Sementara itu Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch Dula, mengaku bangga dengan keikutsertaan Kabupaten Manggarai Barat dalam AOE18 kali ini. Karena kegiatan ini mampu mengakat Potensi Daerah Baik Potensi alam, Potensi Ekonomi maupun Industri Kerajinan. “Saya sangat bangga dengan kegiatan Expo Apkasi ini karena kegiatan ini mampu mengangkat Potensi Daerah Baik Potensi alam, Potensi Ekonomi maupun Industri Kerajinan” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati Dula mendukung upaya Presiden Jokowi untuk mempercepat proses perizinan dengan menggunakan teknologi informasi untuk percepatan pertumbuhan investasi di daerah. Sehingga kedepannya dengan proses perizinan yang mudah dan cepat akan mempermudah para investor menanamkan modal di Manggarai Barat.

“Saya sangat mendukung penggunakaan teknologi informasi dalam proses perizinan, apalagi Presiden Jokowi dalam pidatonya sudah menegaskan tentang perizinan cepat sehingga mempermudah para investor menanamkan modal di Manggarai Barat” ungkapnya. (Tc/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *