Menteri Sosial: Hari Pahlawan dijadikan Momentum Kebangkitan Semangat Berinovasi

Labuan Bajo – Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November dapat dijadikan momentum kebangkitan semangat dalam berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini. Setiap masyarakat Indonesia harus memiliki semangat kepahlawanan dan tergerak hatinya untuk berjuang membangun negeri sesuai dengan kemampuan dan profesi masing-masing.

“Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia Maju,” ajak Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula saat membacakan sambutan tertulis Menteri Sosial Juliari Batubara dalam peringatan Hari Pahlawan ke-74, di Halaman Kantor Bupati Manggarai Barat, Jakarta, Senin (11/11).

Dikatakan, melalui peringatan Hari Pahlawan yang mengusung tema “Aku Pahlawan Masa Kini” ini diharapkan dapat membangun ingatan kolektif untuk menggerakkan kesadaran berbangsa dan bernegara yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Menjadi Pahlawan Masa Kini dapat dilakukan oleh siapapun Warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, aksi-aksi nyata tersebut seperti menolong sesama terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoaks, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya. Sri Rejeki mengatakan semangat kepahlawanan juga dapat ditunjukan dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, dan membawa harum nama bangsa Indonesia di mata internasional.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menuturkan bahwa semangat kepahlawanan juga harus dapat diteladani Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh wilayah Kabpaten Manggarai Barat. Menurutnya, semangat tersebut dapat dijadikan obor untuk membangkitkan inovasi dan ide-ide baru untuk dapat melayani masyarakat dengan lebih baik. “Apalagi kita sebagai ASN adalah petugas pelayan rakyat. Minimal dengan semangat tersebut kita berjuang dengan ekstra melalui pikiran dan tenaga kita untuk melayani rakyat di Indonesia dengan lebih baik,” tutur Bupati dua periode ini.

Rangkaian upacara peringatan Hari Pahlawan dimulai dengan pembacaan teks Pancasila dan dilanjutkan dengan pembacaan teks pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam upacara yang diikuti oleh segenap pejabat, seluruh pegawai dari OPD-OPD di lingkungan Pemkab Manggarai Barat, TNI/Polri, Instansi-Instansi Vertikal, Siswa/Siswi SD-SMA juga dilakukan pembacaan pesan-pesan perjuangan atau kata mutiara dari para pahlawan nasional.

Pada upacara peringatan Hari Pahlawan kali ini juga dilakukan penyerahan Bantuan-bantuan dari beberapa instansi, diantaranya BPJS Ketenagakerjaan, BRI, Dinas Kesehatan dan juga Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat.

Dan usai Upacara, ada acara tambahan yang menarik yakni pentas Tarian Khas Bali yang biasa dipentaskan sebelum upacara-upacara keagamaan. Dan tarian ini untuk pertama kali dipentaskan di Labuan Bajo. Selain itu juga ada pentas Tari Etnis Lembata dan Tarian Perang Bambu dari Etnis Bima. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *