Jelang Hari Raya Keamanan, Bupati Gusti Dula Perintahkan Tim Pengawasan Pangan untuk Sidak

Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula memerintahkan Tim Pengawasan Pangan yang terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Satpol PP, Dinas Perindagkop dan UKM dan Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat melakukan sidak Kemanan Pangan, menjelang Hari Raya Keamanan Idulfitri. Sidak bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan  (Ikan,  sayur dan buah-buahan)  yang dijual aman dari cemaran bahan tambahan berbahaya seperti Formalin.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Gusti Dula di ruang kerjanya, hari ini (Kamis, 07/06). “Sebentar lagi hari Perayaan Hari Raya Idulfitri, setelah melewati masa puasa selama 30 hari. Karena itu saya minta Tim Pengawasan pangan segera melakukan sidak di Pasar yang ada di Kota Labuan Bajo juga Lembor,” pintanya.

Menurut Bupati Gusti Dula, Sidak ini sangat penting sebagai langkah antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Pastikan semua ketersediaan pangan di pasar-pasar aman dan tidak ada masalah. “Pemerintah tentu mempunyai kewajiban untuk menjaga keamanan pangan jelang hari Raya Besar Idul Fitri 1439 H. Kita tidak ingin pangan, tercemar bahan tambahan berbahaya seperti formalin dan pengawet lainnya,” katanya.

Tim Pengawasan Pangan Langsung Sidak

Tim Pengawasan Pangan Kabupaten Manggarai Barat, merespon dengan cepat perintah Bupati Manggarai Barat untuk melakukan Sidak Keamanan Pangan. Tim langsung melakukan Sidak Keamanan Pangan Segar di Pasar Baru,  Pasar Batu Cermin,  TPI dan Pedagang sayur dan buah lainnya.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Manggarai Barat, Yeremias Ontong, melalui sambungan Telpon genggam menjelaskan, pihaknya mendapat perintah langsung dari Bupati untuk melakukan Sidak.

“Hari ini kami (Tim Pengawasan; red) mendapat perintah untuk melakukan Sidak di beberapa pasar. Dan perintah sudah dijalankan Tim Pengawasan dari Dinas KP dan Ketahanan Pangan dan Dinas Kesehatan saat ini masih dilokasi,” jelasnya.

Menurut Yeremias, perintah Bupati tersebut sangat positif seiring dengan besar perhatian dunia terhadap Masalah Keamana Pangan. Mengingat bahan pangan khususnya pangan segar adalah produk yang  memiliki karakteristik mudah rusak akibat kontaminansi oleh cemaran kimia, fisik maupun mikrobiologi. “Masalah keamanan pangan ini sudah menjadi perhatian Dunia. Dan wajib bagi Pemerintah untuk melakukan sidak,” katanya.

Dikatakannya, keamanan pangan tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan akan tetapi juga menentukan nilai ekonomi dari bahan pangan itu sendiri.

Keamanan pangan sudah menjadi persyaratan utama yang wajib dipenuhi dalam perdagangan nasional maupun internasional. Karena itu, dukungan lembaga pengawas keamanan pangan mempunyai peranan penting dalam mewujudkan tersedianya pangan yang aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Sementara mengenai hasil Sidak, jelas pria yang selalu rajin berolahraga ini, akan disampaikan kepada Bupati/Wakl Bupati Manggarai Barat dalam pada hari ini juga. Saat berita diturunkankan, Tim masih melakukak Sidak. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *