Hari ini, Pemkab Mabar Selenggarakan Raker Pamong Praja

Labuan Bajo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) melalui Bagian Administrasi Pemerintahan Umum hari ini (Jumat, 20/07) melaksanakan Rapat Kerja Pamong Praja Tingkat Kabupaten Manggarai Barat. Rapat Kerja (Raker) Pamong Praja ini dihadiri para Camat dari 12 Kecamatan dan para Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Manggarai Barat, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Manggarai Barat dan Pimpinan Instansi Vertikal.

Pantauan humas.manggaraibaratkab.go.id, para peserta Raker mulai memasuki Aula Komodo Kantor Bupati Manggarai Barat, sekitar pukul 08.30 Wita dan langsung melakukan registrasi. Dan sekitar pukul 09.30 Wita, Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, Wakil Bupati Manggarai Barat, drh. Maria Geong, Ph.D, Ketua DPRD Manggarai Barat, Blasius Jeramun, SH., Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, Julius Sigit Kristanto, SH. MH., Kapolres Manggarai Barat, Julisa Kusumowardono, S.I.K, M.Si, Ketua TP PKK Manggarai Barat, Nyonya Wys Dula, S.Pd, serta beberapa orang anggota DPRD Manggarai Barat memasuki tempat Raker.

Raker pamong Praja ini diawali dengan laporan panitia yang disampaikan Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum, Drs. Ambrosius Sukur. Dalam laporan, Kabag Ambros Sukur menyampaikan bahwa berlakunya Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan secara rinci menguraikan penyerahan sebagian sebagian besar urusan kewenangan Pemerintahan kepada Pemerintah Daerah. Dengan demikian Pemerintah Daerah sebagai ujung tombak pelayanan nasional dalam rangka menghasilkan dampak positif terutama dalam upaya menurunkan tingkat kemiskinan dan penggangguran.

Menurut dia, pemberian peran kewewenangan dan tanggung jawab yang lebih besar kepada Pemerintah Daerah adalah untuk dapat melayani rakyat secara lebih baik, lebih mudah, lebih cepat dan lebih murah. Karena itu diperlukan peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur Pemerintah Daerah dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat serta menghadirkan tata kelola Pemerintahan yang baik.

Karena itu jelas Kabag Tapem, salah satu langkah konkret yang dilakukan untuk menjawab harapan tersebut adalah melalui kegiatan pengendalian dan evaluasi terhadap kinerja Pemerintahan secara keseluruhan. “Pelaksanaan Raker Pamong Praja hari ini, relevan dengan upaya menumbuhkan ekonomi daerah dan menurunkan tingkat kemiskinan,” urai lulusan APD tahun 1989 ini.

Lebih jauh dikatakannya, raker Pamong Praja difokuskan pada peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur Pemerintahan khususnya di tingkat desa dan kecamatan terhadap beberapa poin penting yang disampaikan Bupati/Wakil Bupati Manggarai Barat. Dan yang paling penting, Raker ini merupakan wadah bagi aparatur Pemerintah Kecamatan dan Desa untuk menyampaikan Permasalahan dan kendala penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan di tingkat bawah.

Selanjutnya demikan Ambros, dicarikan solusi terbaik mengingat momentum rapat kerja ini juga dihadiri oleh seluruh Pimpinan OPD dan Pimpinan Instansi Vertikal se-Kabupaten Manggarai Barat. Saat berita ini diturunkan, Raker masih berlangsung. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *