Bupati Mabar Minta Kades/Lurah, Camat dan Pimpinan OPD Tingkatkan Pelayanan Publik

Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat (Mabar), Drs. Agustinus Ch. Dula, meminta Lurah/Kepala Desa, para Camat se-Kabupaten Manggarai Barat, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Manggarai Barat untuk meningkatkan pelayanan public. Pasalnya, peningkatan pelayanan public akan melahirkan rekomendasi dan kebijakan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Gusti Dula saat membuka Rapat Kerja (Raker) Pamong Praja Tingkat Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2018 di Aula Setda Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (20/07). “Saya minta kepada para Lurah/Kepala Desa, para Camat dan semua OPD harus memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan, melalui terobosan kreativitas dan inovasi demi kepuasan masyarakat,” pintanya.

Menurutnya, Pemerintah Daerah tentu berkomitmen untuk melahirkan rekomendasi maupun kebijakan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Pelayanan publik yang berkualitas dapat diwujudkan dengan adanya partisipasi dan komitmen semua pihak. “Kita (Pemkab; red) sangat berkepentingan dengan Raker Pamong Praja ini,” tegas Bupati, yang damping Wakil Bupati Manggarai Barat, drh. Maria Geong, Ph.D.

Untuk diketahui, Raker Pamong Praja tahun 2018 ini menghadirkan 3 (tiga) nara sumber antara lain Kepala Kejaksaaan Negeri Manggarai Barat, Julius Sigit Kristanto, SH., MH., Ketua DPRD Manggarai Barat, Blasius Jeramun, SH., dan Kapolres Manggarai Barat, Julisa Kusumowardono, S.I.K., M.Si. Setiap Nara sumber menyajikan materi yang berbeda, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

Dilanjutkan Bupati Gusti Dula, tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun yang penting dalam sejarah demokrasi di Indonesia karena adanya proses pemilihan secara serentak. “Pada tanggal 27 Juni lalu, kita telah menyelenggarakan proses pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur NTT dan berjalan lancar dan aman. Dan pada bulan September 2018 mendatang di Manggarai Barat akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 62 Desa pada 12 Kecamatan. Saya harap prosesnya juga harus berjalan dengan baik agar tercipta wilayah yang kondusif,” tandasnya.

Agar tercipta suasana kondusif, Bupati dua periode ini berharap agar para Camat, Kades atau penjabat Kepala Desa berupaya untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkades serentak dengan menjaga netralitas. “Ciptakan suasana kondusif dengan menjaga sikap netralitas. Dorong semua pihak terkait agar ciptakan iklim ketertiban dan ketentraman yang kondusif.” harapnya.

Para nara sumber yang akan menyampaikan materi baik Ketua DPRD, Kajari maupun Kapolres tambahnya, akan menyampaikan materi yang sesuai dengan tupoksi mereka. Karena itu bisa dilihat sebagai langkah yang sangat penting, salah satu upaya untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipasi bersama dalam penyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Oleh karena itu seluruh peserta harus mengikuti kegiatan Raker Pamong Praja ini hingga tuntas. “Untuk dapat melahirkan pemikiran positif, aktif, bijaksana, serta dapat menganalisa dan memecahkan segala persoalan yang dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan, peserta Raker wajib mengikuti dengan baik dan lebih serius sehingga Raker ini dapat memberikan hasil yang bermanfaat,” ungkapnya. (Asty)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *