Bupati Mabar Buka Raker dan Evaluasi para Kades

Labuan Bajo (14/12) – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar rapat kerja dan evaluasi Penggunaan Dana Desa tahun 2017, Kamis (14/12). Rapat yang dihadiri oleh seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Manggarai Barat ini dibuka secara langsung Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch. Dula.

Raker ini menghadirkan 4 (empat) orang narasumber masing-masing dari Kejaksaan dan Kepolisian. Dari dihadiri sendiri Kepala Kejaksaan bersama Kasi Intel Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, sedangkan dari pihak Kepolisian yang menjadi narasumber, Wakapolres dan Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat.

Bupati Gusti Dula dalam sambutannya, menjelaskan rapat kerja ini sangat penting karena menghadirkan narasumber dari aparat penegak hukum yang terlibat tim pengawasan Dana Desa. Karena itu diharapkan kepada peserta yang umumnya Kepala Desa untuk mengikuti kegiatan ini sampai selesai. “Saya harap agar semua peserta mengikuti kegiatan ini sampai tuntas, terutama pada saat pemyampaian materi dari para narasumber,” harapnya.

Menurut Bupati, kehadiran atau keterlibatan aparat penegak hukum dalam pengawasan terkait penggunaan dana desa merupakan suatu hal yang positif. Dengan hadirnya  aparat penegak hokum, maka kepala Desa tentu hati-hati dalam penggunaan Dana Desa tersebut. “Para Kades harus ekstra hati-hati dalam mengelola Dana Desa (DD) dan harus dapat mempertanggung jawabkan sesuai Undang-undang dan Peraturan yang berlaku,” tandasnya.

“Menjamin kemanfaatan Dana Desa untuk masyarakatnya, Pemerintah bekerjasama dengan Kepolisian dan Kejaksaan melakukan pengawasan pengelolaan dan penggunaan. Tujuannya adalah agar para Kades tidak tersandung permasalahan hukum. Itu artinya, kegiatan ini bukan untuk menakut-nakuti tapi lebih kepada melatih keseriusan kita untuk mengurus Dana Desa dan untuk merefleksikan penggunaan ADD apakah sudah sesuai juknis atau tidak”, ungkap Bupati.

Lebih lanjut Bupati Dula juga meminta, Kepala Desa selaku Ketua Pengguna Anggaran agar berhati-hati dalam merealisasi DD, karena penggunaan yang tidak sesuai juknis menyebabkan desa tersebut mendapat penalti/hukuman. Tugas pemerintah desa sangat berat, mengingat fokus pembangunan lebih dititikberatkan di pedesaan. Hal ini tergambarkan pada besarnya dana desa untuk memacu pembangunan di pedesaan.

“Saya perlu ingatkan kepada semua Kepala Desa, jangan sesekali berniat membuat pekerjaan atau program pembangunan yang tidak sesuai dengan skala desa.  Dana desa yang dikucurkan Presiden RI Joko Widodo adalah untuk percepatan pembangunan di desa. Jangan sampai saya dengar Kepala Desa mau perbaiki jalan Negara. Gunakan Dana Desa sesuai dengan Petunjuk pelaksaaan dan Petunjuk Teknis dari Pemerintah,” tegasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut para para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Manggarai Barat dan para Camat. (Asty/**)

2 Responses to Bupati Mabar Buka Raker dan Evaluasi para Kades

  1. Mus suasa berkata:

    SANGAT LUAR BIASA RESPON BAPA BUPATI MABAR , TEEKAIT PENGGUNAAN DAN DESA, JANGAN SAMPAI DI SALAH GUNAKAN, SEMOGA PENERAPAN DAN BISA GUNAKAN DENGAN BAIK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *