Bupati Gusti Dula: Memasuki tahun ke-4, banyak Keberhasilan tetapi banyak pula Kegagalan

Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula menjelaskan banyaknya aktivitas Pemerintahan yang terjadi akhir-akhir ini di Kabupaten Manggarai Barat, tanpa terasa saat ini dirinya bersama Wakil Bupati, drh. Maria Geong, Ph.D., memasuki tahun keempat Rencana Kerja Tahunan (RKT 2019) dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2016-2021. Memasuki tahun keempat, banyak keberhasilan yang telah dicapai, tetapi ada banyak pula kegagalan, masalah dan harapan, hal tersebut yang perlu diwujudkan di tahun mendatang.

Demikian disampaikan Bupati Gusti Dula, dalam sambutan saat membuka Musrenbang Tingkat Kabupaten Manggarai Barat, di Aula Utama Kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa (27/03). ” Perputaran waktu begitu cepat dan tanpa terasa kepemimpinan kami memasuki tahun keempat RKT 2019 dari RPJMD periode 2016-2021. Ada begitu banyak keberhasilan yang telah kita capai, tetapi ada banyak pula kegagalan, masalah dan harapan yang perlu kita wujudkan di tahun mendatang,” jelasnya.

Selanjutnya Bupati Gusti Dula secara gamblang membahas tema Musrenbang Kabupaten Manggarai Barat tahun 2018 kali ini. Seperti diketahui Tema Musrenbang 2018 adalah “Pengembangan Daya Saing Kabupaten Didukung Kemandirian Dan Peran Aktif Masyarakat”. Menurut Bupati, tema ini mengisyaratkan bahwa tahapan pembangunan di tahun 2019 diarahkan untuk mengembangkan daya saing sektor-sektor unggulan kita dengan sektor pariwisata sebagai lokomotif utamanya.

Berkembangnya sektor pariwisata saat ini harus bisa menarik sektor-sektor lainnya agar berdaya saing dan memberikan kontribusi yang berarti bagi kesejahteraan masyarakat Manggarai Barat. “Untuk itu, dibutuhkan dukungan birokrasi pemerintah, DPRD, swasta, dan peran aktif elemen masyarakat untuk memperkuat dan meningkatkan produktivitas, mutu dan daya kreasi di tengah masyarakat,” katanya.

“Saya kira, dari tema  di atas, maka sangat penting bagi kita untuk fokus, terarah dan terukur dalam merancang dan melaksanakan program serta kegiatan pembangunan. Program dan kegiatan pembangunan haruslah bisa dirancang terintegrasi, tidak parsial, tidak ego sektoral, tidak juga ego wilayah. Dengan demikian, program dan kegiatan pembangunan yang akan kita laksanakan memiliki benang merah dengan visi besar Kabupaten Manggarai Barat,” tandasanya.

Bupati dua periode ini mengingatkan, pekerjaan ke depan tidaklah mudah, tantangannya semakin berat dan kompleks. Hal ini mengacu pada capaian kinerja pembangunan kita di tahun-tahun sebelumnya yang menunjukkan adanya tren positif walaupun di sana sini masih belum maksimal sesuai target yang direncanakan. “Saya ingatkan kepada kita semua yang hadir ditempat ini, tantangan kita ke depan semakin berat dan kompleks. Karena capaian kinerja kita sebelumnya sangat positif,” imbuhnya.

Selanjutnya Bupati memaparkan gambaran umum hasil kinerja pembangunan Kabupaten Manggarai Barat hingga tahun 2017. “Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kita sekalian untuk melihat kembali gambaran umum hasil kinerja pembangunan Kabupaten Manggarai Barat hingga tahun 2017 untuk selanjutnya dijadikan input /data dasar untuk menentukan langkah yang tepat di tahun 2019 mendatang,” ajaknya.

Sementara itu pada tempat yang sama Ketua DPRD Manggarai Barat, Blasius Jeramun, SH., menjelaskan Musrenbang merupakan forum yang strategis untuk mewujudkan sinergitas perencanaan pembangunan antara kabupaten dan kecamatan guna mewujudkan capaian target dan sasaran pembangunan sebagaimana telah digariskan dalam RPJMD.

Selain itu katanya, Forum ini juga sekaligus sebagai media konsultasi publik terhadap konsep perencanaan pembangunan yang telah disusun pemerintah oleh para pemangku kepentingan di Kabupaten Manggarai Barat. “Dan yang terpenting adalah Musrenbang juga bertujuan menyelaraskan visi dan misi pembangunan dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten sampai pemerintah Desa untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih baik. Hasil MUSRENBANG ini akan menjadi pedoman dan acuan bagi pemerintah guna penyusunan RKPD Kabupaten Manggarai Barat tahun rencana 2019,” tandasnya.

Karena itu pria yang sudah tiga perode menjadi anggota DPRD Manggarai barat ini mengajak seluruh peserta Musrenbang, para pemangku kepentingan di Manggarai Barat agar berperan aktif dalam menganalisa usulan dari masyarakat melalui musrenbang kabupaten dan menyelaraskannya dengan skala prioritas yang telah ditentukan pemerintah.

“Saya berharap kita semua partisipasi penuh dan tulus, dan secara jernih mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang paling mendasar yang membutuhkan perhatian kita semua kemudian dimusyawarahkan dalam semangat kebersamaan demi kesejahteran masyarakat,” katanya.

Hadir dalam Musrembang ini, Wakil Bupati Manggarai Barat, drh. Maria Geong, Ph.D., Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi dan Kreatif NTT, Marius Ardu Jelamu, Dandim 1612 Manggarai, Letkol CZI Hartanto Dwi Priono, Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Rofinus Mbon, SH., M.Si., para Asisten Setda Kabupaten Manggarai Barat, para pimpinan OPD, para Camat, para Sekdis dan Sekretaris Badan, para kepala  Bidang, Tokoh Agama dan  Tokoh Masyarakat. (Tim Humaspro/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *