Bupati Gusti Dula, Hadiri Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa


Jakarta– Bupati Manggarai Barat (Mabar), Drs. Agustinus Ch. Dula, hari ini, Rabu (06/12) menghadiri Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2018 yang berlangsung di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Tujuan kegiatan ini, agar Pemerintah Daerah memiliki kemampuan pengelolaan Keuangan Daerah yang baik dan mampu mengelolanya secara dinamis.

Menurut Bupati Gusti Dula, sosialisasi ini sangat penting dan strategis. Yang kita harapkan, dalam sosialisasi ini Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati memberikan penjelasan tentang Formula pemberian Dana Desa.

“Kita tentu sangat mengharapkan Menteri Keuangan RI, berbicara Formula Pemberian Dana Desa. Apakah anggarannya meningkat atau tidak berubah?,” katanya.

Menteri Keuangan Kelola APBD, Pemda Harus Dinamis

Sementara itu, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati dalam sambutan saat membuka Kegiatan menjelaskan instrumen fiskal pusat dan daerah merupakan instrumen penting dalam rangka penyelenggaraan negara dan melayani masyarakat. Oleh karena itu, harus dikelola secara prudent, berkualitas, transparan, serta akuntabel. “Saya ingin orientasi dari pengelolaan daerah adalah betul-betul memperbaiki birokrasi dan tata kelola untuk bisa melayani masyarakat dan dunia usaha,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa formula pemberian Dana Desa akan terus diperbaiki agar dapat membangun desa-desa yang semakin maju. Sesuai dengan arahan Presiden, Dana Desa ini harus digunakan dalam bentuk cash for work agar masyarakat dapat merasakan dampak langsung manfaat dari dana tersebut.

“Saya minta kepada seluruh Kepala Daerah betul-betul memperhatikan desain dari cash for work ini. Bagaimana membangun daerah atau desanya berdasarkan potensinya dan bahkan membangun Badan Usaha Milik Desa (BUMD) namun harus bebas korupsi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan bahwa masih ada daerah-daerah yang belum melaksanakan anggaran mandatory atau wajib dilaksanakan sesuai Undang-Undang seperti 20% alokasi anggaran pendidikan ataupun 10% untuk alokasi anggaran kesehatan. Hal ini menurutnya akan berpengaruh pada kebutuhan masyarakat sehingga anggaran ini harus dikaji agar kualitas belanja dapat lebih diperhatikan.

Kegiatan Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2018 dihadiri oleh Bupati/Walikota seluruh Indonesia. Turut mendampingi Bupati Manggarai Barat, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransisikus S. Sodo. Dan setelah mengikuti sosialisasi, Kamis besok (07/12), Bupati akan menghadiri Dialog bersama Menteri Pendidikan dan Menteri PAN dan RB dalam “Apkasi Ministrial Forum di Gedung Perpustakaan Nasional, Lantai 4, Jl. Medan Merdeka Selatan Nomor 11 Jakarta Pusat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *