Besok, Bupati Mabar akan Melantik 143 Pejabat Struktural

Labuan Bajo (04/10) – Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch. Dula, menurut rencana besok (Jumat, 05/01) akan mengambil sumpah jabatan dan melantik 143 Pejabat Struktural Lingkup Pemerintah Kabupaten Manggaria Barat.  Dengan rincian 39 Pejabat Struktural Tingkat  Administrator (Eselon III) dan 104 Pejabat Pengawas (Eselon IV). Pelantikan akan dilaksanakan di Aula utama kantor Bupati Manggarai Barat, pukul 16.00 Wita.

“Besok akan ada pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan sebanyak 134 Pejabat Struktural Lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, dengan rincian 104 Pejabat Pengawas dan 39 Pejabat Adminsitrasi. Pelantikan dan pegambilan sumpah akan dilaksanakan oleh Bupati sendiri,” jelas Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Ir. Sebastianus Wantung usai melaksanakan gladi, Kamis sore (04/01).

Menurut Kaban Sebastianus Wantung, pelantikan ini merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi. Karena itu, harus dipahami sebagai proses untuk meningkatkan efektivitas organisasi dalam setiap situasi atau perubahan lingkungan yang terjadi.

Dari 143 Penjabat  yang akan dilantik ada 21 Penjabat  yang mendapat promosi jabatan, antara lain 6 Penjabat  mendapat Promosi Jabatan  Administrator dan 15 ASN yang medapat promosi Jabatan Pengawas. Sisanya menduduki Eselon yang sama karna perubahan nomenklatur. Selain itu adanya mutasi karena pemekaran 2 Kecamatan baru yaitu Kecamatan Kuwus Barat dan Kecamatan Pacar.

Dijelaskannya, pelantikan ini merupakan tindaklanjut dari Penetapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dan merupakan langkah cepat sebagai upaya menjawab kebutuhan organisasi Perangkat Daerah. Mengingat bahwa kepentingan organisasi menjadi hal yang utama, maka organisasi membutuhkan orang-orang yang mempunyai kompetensi tinggi dan mau bekerja keras untuk membawa Manggarai Barat kearah yang Maju, Ramah dan Sejahtera, sesuai Visi Pembangunan Kabupaten Manggarai Barat.

Sementara itu Kepala UPTD Pendidikan, Kepemudan dan Olahraga (PKO) yang selama ini ada disetiap kecamatan mulai Januari tidak ada lagi. Karena pejabat yang semula menduduki jabatan sebagai kepala UPTD dimutasikan ke Kecamatan dan ke beberapa OPD di Kabupaten. “Terhitung, Januari 2018 ini Kepala UPTD Dinas PKO  sudah tidak ada lagi, karena itu mereka akan dimutasikan baik ke kecamatan baru maupun ke beberapa OPD yang sangat membutuhkan,” jelasnya. (7C/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *