Bappenas Selenggarakan Konreg NTB-NTT RPJMN 2020-2024. di Labuan Bajo

Labuan Bajo – Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencana Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyelenggarakan Konsultasi Regional (Konreg) Wilayah Nusa Tengara yang meliputi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk penyusunan rancangan Awal Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Konreg berlangsung di hotel Jayakarta, Senin (26/08).

Konreg ini juga bertujuan menghimpun masukan dan menyamakan persepsi dari segenap pelaku pembangunan, khususnya elemen masyarakat daerah, meliputi unsur: Pemerintah Daerah baik tingkat 1 maupun 2, Perguruan Tinggi/Akademisi, serta OMS, pelaku usaha, yang merupakan amanat dari UU No. 25 Tahun 2004 sebagai arahan dalam pembangunan lima tahun ke depan.

Kongreg diawali dengan penyampaian ucapan selamat datang dari Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula terhadap peserta yang hadir. “Sebagai tuan rumah, saya ucapkan selamat datang di Labuan Bajo kepada seluruh peserta Konreg Wilayah Nusa Tenggara dan terimakasih sebesar-besarnya Kepada Menteri PPN/Bappenas yang telah memilih Labuan Bajo sebagai tempat penyelenggaraan Konsultasi Regional Wilayah Nusa Tenggara,” paparnya.

Selanjutnya Bupati menyampaikan kondisi Air Bersih yang masih menjadi persoalan di Labuan Bajo. “Pada kesempatan yang strategis ini saya mengusulkan kiranya Labuan Bajo diprioritaskan terutama persoalan air minum untuk memenuhi kebutuhan industri pariwisata dan kebutuhan masyarakat kota Labuan Bajo,” usul Bupati.

Sementara Sesmen Gellwynn dalam arahannya mengatakan bahwa penyusunan RPJMN 2020-2024 dilakukan dengan pendekatan THIS yaitu Tematik (penentuan tema prioritas), Holistik (Pencapaian prioritas Nasional koordinasi berbagagai Kementrian dan Lembaga dsn Pemda), Integratif (keterpaduan berbagai program dan kegiatan untuk mencapai prioritas Nasional), Spacial (keterkaitan antar wilayah untuk mencapai sasaran prioritas Nasional).

Dikatakannya bahwa Konreg akan membahas agenda-agenda penting sebagaimana arahan Presiden RI pasca penetapan Presiden terpilih pada 30 Juni yang lalu. “Konreg ini membahas tujuh agenda pembangunan. Pertama, memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan ekonomi berkualitas, Kedua, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan, Ketiga, mewujudkan pembangunan manusia yang berkualitas dan berdaya saing, Keempat membangun kebudayaan dan revolusi mental, Kelima, memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar; Keenam, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim dan Ketujuk memperkuat stabilitas politik hukum dan hak asasi manusia dan transformasi pelayanan publi”, papar Gellwynn.

Acara dilanjutkan dengan Paparan Rancangn Teknokratik RPJMN 2020-2024 oleh Deputi Bidang Kemaritiman dan sumber Daya Alam Kementian PPN/Beppenas sekaligus ketua Tim Penyusunan RPJMN 2020-2024 Dr. Arifin Rudiyanto yang diikuti tanggapan oleh Gubernur NTB Dr. Gellwynn Rudiyanto, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc dan disusl tanggapan Wakil Gubernur NTT Drs. Josef Andreanus Nae Soi, MM.

Hadir dalam Konreg ini, Pejabat Eselon 1 dan Eselon 2 Kementrian PPN/Bappenas, Para Bupati dan Walikota Se-NTT dan NTB, unsur Forkopimda Manggarai Barat Kajari Manggarai Barat Julius Sigit Kristanto, SH, MH, perwira Penghubung kodim 1612 Manggarai Mayor Czi Sunoko, para Kepala Bapeda Provinsi dan Kabupaten Kota Se NTB-NTT, dan Lembaga Masyrakat dan Akademisi. (Tian Candra/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *