Awal Tahun 2017, Bupati Mabar langsung Pimpin Rapat Persiapan Festival Komodo

Labuan Bajo (03/01/2017), Membuka lembaran baru tahun 2017, Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch. Dula, langsung memimpin rapat pembentukan panitia penyelenggara Festival Komodo tahun 2017. Menurut rencana festival komodo 2017 ini akan diselenggarakan selama satu bulan, yakni 04 Februari sampai denga 04 Maret 2017.

Turut hadir dalam rapat pembentukan panitia ini, Wakil Bupati Manggarai Barat, Wakapolres Mabar, Danpos AL, Kepala Basarnas, para pimpinan Dinas, Badan, Bagian Lingkup Pemda Kabupaten Manggarai Barat, Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN/BUMD. Rapat pembentukan panitia ini dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Manggarai Barat, hari ini, Selasa (03/01).

Menurut Bupati Gusti demikian sapaan akrabnya, ide dasar pelaksanaan Festival Komodo adalah sebagai ajang promosi pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, dan merupakan kelanjutan dari Sail Komodo sudah diselenggarakan tahun 2013. “Pada tahun 2013, kita sudah melaksanakan even besar, Sail Komodo. Dan berkat even tersebut nama Kabupaten Manggarai Barat dikenal di seluruh dunia” katanya.

Diakatakannya, Manggarai Barat memiliki aset wisata yang sudah diakui dunia yakni Taman Nasional Komodo. Harus diakui Komodo ini hanya ada di Manggarai Barat dan tidak ada ditempat lain. Karena itu keberadaan Komodo ini harus menjadi kebanggan kita sebagai orang Manggarai Barat.

“Perlu saya ingatkan pada kita sekalian bahwa, komodo yang berada di Manggara Barat ini merupakan aset yang telah diakui dunia. Sebagai aset dunia, wajib bagi kita untuk memberikan perhatian penuh pada daerah ini secara optimal. Kita harus menunjukan reaksi dan kepedulian terhadap identitas yang telah disematkan pada Kabupaten Manggarai Barat,” tegasnya.

Lebih lanjut Bupati juga menyinggung mengenai perubahan di Kabupaten Manggarai Barat yang kini memasuki usia 14 tahun. Diakuinya, penampilan Manggarai Barat sekarang ini naih lebih maju. Manggarai Barat sekarang, sangat berbeda dengan Manggarai Barat beberapa tahun silam. “Saya kira perubahan wajah Labuan Bajo saat ini sangat berbeda. Namun jika ada pihak yang tidak mengakui itu, ya silahkan saja,” katanya.

Sebelum menyampaikan komposisi kepanitian, Bupati kembali menegaskan bahwa kepanitiaan ini sangat penting dimana tugasnya untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Festival sesuai tupoksi masing-masing. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *