Atasi Kesulitan Air Minum Bersih, Reserve Osmosis Segera dipasang di Pulau Messa

Komodo – (19/12) Sebagai tindak lanjut dari permintaan Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula untuk pengadaan air minum bersih di Pulau Mesa, Selasa (19/12) Direktur Kansui-Jepang, Mr. Masaaki Sakai bersama Direktur Utama PDAM Wae Mbeliling Aurelius Hubertus Endo kembali melakukan servei lanjutan terkait pengadaan mesin pengelola air siap minum tanpa masak atau yang dikenal dengan sebutan Reserve Osmosis (RO) di Pulau Messah Desa Pasir Putih Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat.

“Ini survey keempat yang dilakukan Mr. Masaaki Sakai di pulau Messa pada tahun 2017 ini. Dan hari ini mereka sudah memberikan kepastian bahwa waktu dekat Mr. Masaaki Sakai pengadaan mesin pengelola air siap minum tanpa masak atau yang dikenal dengan sebutan Reserve Osmosis,” jelas Dirut PDAM Rely Endo.

“Saya dan Mr. Masaaki datang ke sini (Pulau Mesa; red) atas permintaan dan perintah Bupati Manggarai Barat. Untuk kelancaran selruh aktivitas pemasangan mesin pengelola air siap minum, kami meminta dukungan penuh dari seluruh masyarakat di pulau ini. Ini keempat kali Mr. Sakai menginjakkan kaki di Pulau Messa. Itu artinya dia tulus menaruh perhatian yang sangat besar dalam menyediakan air bersih untuk masyarakat di desa Pasir Putih ini,” tegasnya.

Menurut Rely Endo, dukungan yang dimaksud sangat sederhana yakni dengan membuka diri dan menghindari pikiran-pikiran negative. Masyarakat pulau Mesa, harus bersyukur karena perusahaan dari Negeri matahari terbit ini tulus memberikan bantuan. “Mari kita dukung karena kita sudah dibantu. Kita harus membuka diri. Hindari pikiran-pikiran negatif, kita seharusnya berterima kasih karena sudah menjadi yang terpilih untuk menerima bantuan ini,” tegasnya.

Dijelaskannya, rencananya mesin pengelola air siap minum ini akan didatangkan bulan April 2018. Sebelum dipasang akan diuji coba terlebih dahulu untuk memastikan apakah mesin bisa beroperasi dengan baik. Dan untuk mengatasi kesulitan air minum di pulau Mesa, Aurelius menyampaikan kesiapannya dalam mensuplai air bersih ke desa ini sebelum mesin tersebut tiba karena kebutuhan air bersih merupakan salah satu kewajiban Pemerintah Daerah dalam pemenuhannya.

Program tersebut mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat setempat. Salah satu perwakilan dari warga yang rata-rata nelayan bahkan menyampaikan, apapun yang dibutuhkan mereka siap membantu dengan senang hati. “Pak Direktur, seluruh warga di Pulau Mesa ini siap membantu apa saja yang dibutuhkan. Karena memang hal ini merupakan impian kami sejak lama,” ujar Fajrudin. (Asty/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *