Wabup Maria Geong Terima Kunjungan Bupati Garut dan Rombongan

Labuan Bajo – Wakil Bupati Manggarai Barat, drh. Maria Geong, Ph.D., hari ini (Rabu, 12/12) menerima Bupati Kabupaten Garut H. Rudy Gunawan, SH, MH., bersama sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, di ruang rapat Bupati Manggarai Barat. Kedatangan mereka dalam rangka studi banding untuk membandingkan potensi potensi Pariwisata Manggarai Barat dan Garut.

Sebelum diterima Wabup Maria Geong, Bupati Garut dan rombongan tiba di kantor Bupati Manggarai Barat sekitar pukul 09.15 Wita dan langsung menuju ruang kerja Wabup. Tidak ada penerimaan secara adat sesuai standar penerimaan tamu selama ini yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Karena pemberitahuan kunjungan baru  diperoleh tadi pagi, pada saat rombongan sudah berada di Bandara Ngurah Rai-Denpasar.

Kendati demikian, suasana akrab nampak terlihat antara Wabup Maria dan Bupati Garut Rudy Gunawan. Dengan ramah Wabup menyambut Bupati Rudy dan rombongan di pintu ruang kerjanya. “Selamat pagi pak Bupati, terima kasih sudah datang di Labuan Bajo,” ujar Wabup penuh ramah, sambil menyalami Bupati Garut dan rombongan.

Selanjutnya Bupati Rudy dan rombogan dipersilahkan untuk istirahat sejenak di ruang kerja Wabup Maria Geong, sambil ngobrol santai. “Mohon maaf, Ibu Wabup jika kedatangan kami menganggu aktivitas. Sesungguhnya, ini kedatangan saya yang kedua Ibu, bulan Oktober lalu saya pernah datang,” demikian Bupati Rudy mengawali ngobrol santai.

Potensi Pariwisata Manggarai Barat sangat Menjanjikan

Wakil Bupati Maria Geong mengatakan potensi pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat memang sangat menjanjikan. Dan beberapa tahun terakhir Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat berupaya untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Hasilnya, kontribusi sector pariwisata untuk peningkatan PAD cukup significant.

“Potensi unggulan kami (Mabar; red) adalah wisata bahari.  Terdapat puluhan spot diving terbaik seperti seraya kecil, Sabolon besar dan kecil, rinca, tatawa besar dan kecil, manta point, batu bolong dan masih banyak lagi. Dan di darat juga tidak kalah, ada gua batu cermin, air terjun Cunca Wulang dan Rami, Istana ular dan lain-lain,” katanya saat memaparkan potensi Kabupaten Manggarai Barat di ruang rapat Bupati Mabar.

Walau memiliki spot-spot diving terbaik, ikon utama pariwisata Manggarai Barat tetaplah binatang Komodo. Sebagai satu-satunya binatang purbakala yang masih bertahan hidup, pesona Komodo sangat menakjubkan. Dengan adanya Komodo orang dari berbagai Negara datang berkunjung ke Labuan Bajo-Manggarai Barat, untuk melihat dari dekat binatang tersebut.

Menurut Wabup geliat pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat terus meningkat seiring dengan  besarnya perhatian dan dukungan Pemerintah Pusat. Pemerintah Pusat telah menetapkan Labuan Bajo sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional  (KSPN). KSPN Labuan merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.

Dengan adanya perhatian dari Pemerintah Pusat kawasan wisata di Labuan Bajo menjadi semakin rapi dan lengkap berkat kegiatan Pengembangan KSPN yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). KSPN Labuan Bajo, merupakan satu dari 11 KSPN yang dikembangkan Pemerintah sebagai “Bali Baru”. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara yang ditargetkan 20 juta orang pada tahun 2019.

Sementara itu pada tempat yang sama, Bupati Garut Rudy Gunawan mengaku takjub dengan indahnya panorama alam di Manggarai Barat. Keindahan alam ini tentu menjadi potensi yang harus dioptimalkan dengan kemajuan daerah Manggarai Barat ke depan.

“Alam Manggarai Barat memang sangat Indah Ibu Wabup. Makanya saya ajak para pejabat di lingkup Pemkab Garut untuk datang ke Manggarai Barat, selain reward bagi pegawai yang berprestasi juga untuk studi banding pariwisata,” katanya.

Bupati Rudy pun memperkenalkan para pejabat yang hadir bersama dirinya antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Didit Fajar Putradi, M.Si., Kadis DPPKBPPPA Drs. Toni Tisna Somantri, Kadis PUPR bpk  H. Uu Saefudin, ST. MT., Kadis Parbud Budi Gangan, Inspektur kab. Garut H. Widiyana, CES, . Kadis Kominfo H. Nurdin Yana, Direktur PDAM Tirta Intan Garut, Doni Suryadi, ST bersama Direksi PDAM dan Para Kabid, Kasubid dan Kasubag.

Sebagai akhir dari pertemuan, dilakukan tukar menukar plakat dan penyerahan cendramata.  (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *