Wabup Maria Geong Resmikan Pelaksanaan Festival Florata 2019

Labuan Bajo – Wakil Bupati Manggarai Barat drh. Maria Geong, Ph.D., meresmikan pelaksanaan Festival Seni dan Budaya Kabupaten se-daratan Flores – Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2019 atau yang dikenal dengan sebutan Festival Florata, di Lapangan Kampung Ujung, Kelurahan Labuan Bajo, Senin (29/7) malam.

Festival Florata yang rutin diselenggarakan setiap tahun dan berpindah-pindah ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur NTT, Nomor BU.556/21/Parekraf/2019 tanggal 6 April 2019.

Pantauan media ini, kegiatan pembukaan berlangsung meriah. Puluhan ribu warga, baik warga NTT maupun warga luar yang sedang berwisata di Labuan Bajo termasuk wisatawan asing hadir dalam acara ini. Lapangan Kampung ujung penuh sesak.

Acara diawali dengan adak reis meka (menyapa tamu) sesuai adat istiadat setempat. Satu persatu peserta dari semua kabupaten yang hadir disapa oleh petugas adat sesuai keputusan panitia penyelenggara dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Manggarai Barat.

Wakil Bupati (Wabup) Maria Geong dalam sambutannya mengatakan bahwa Labuan Bajo adalah Golden Gate Pariwisata Flores. Dikatakannya, keberadaan Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas sesuai Keputusan Presiden RI, tentu sangat strategis bagi pengembangan pariwisata di daratan Flores dan Lembata. “Labuan Bajo kini menjadi gerbang pariwisata di Flores dan Lembata, Labuan Bajo is Golden Gate for Flores-Lembata Tourism,” ungkapnya.

Menurut Wabup Maria Geong, penyelenggaraan Festival Florata ini merupakan upaya pemerintah dalam mempromosikan pariwisata Flores dan Lembata, serta sebagai upaya peningkatan kunjungan wisatawan baik domestik maupun Manca Negara.

Oleh karenanya demikian Wabup, diharapkan Festival Florata ini menjadi wahana untuk menumbuhkan semangat dan motivasi dalam upaya menggali, melestarikan dan mengembangkan nilai nilai budaya yang hidup, tumbuh dan berkembang dalam masyrakat NTT, khususnya masyarakat Flores dan Lembata.

“Langkah ini perlu dilakukan, agar nilai-nilai budaya positif yang telah diwariskan oleh para leluhur tidak luntur dan sirna oleh pengaruh negatif budaya luar yang dapat menghilangkan jati diri kita,” tandas Wabup Maria Geong.

Namun demikian dirinya menggaris bawahi, bahwa sikap demikian bukan berarti menutup diri dari pada pergaulan global yang dinamis. Melainkan sebagai sikap dan rasa tanggung jawab selaku pemegang tongkat estafet terhadap amanah leluhur untuk diteruskan kepada generasi masa kini dan masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Wilayah Regional III, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Hendry Noviardi mengatakan bahwa Festival Florata merupakan bagian dari rangkaian program promosi Destinasi khususnya destinasi Labuan Bajo. “Festival Florata yang dilaksanakan secara bergilir, adalah rangkaian dari program Promosi destinasi wisata. Apalagi saat ini Labuan Bajo sudah ditetapkan menjadi salah satu dari 4 Destinasi Pariwisata Super Prioritas oleh Presiden, juga merupakan promosi pameran Pariwisata,” katanya.

Pada tempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai Barat sekaligus sebagai Ketua Pelaksana Festival Florata Agustinus Rinus, S. Pd., menjelaskan bahwa Festival Florata dihadiri 6 (enam) Kabupaten (Kabupaten Manggarai, Nagekeo, Sikka, Flores Timur, Lembata dan Manggarai Barat). sedangkan 3 (tiga) Kabupaten lainnya (Kabupaten Ende, Ngada dan Manggarai Timur) berhalangan.

Mengenai yang tidak hadir, Gusti Rinus tidak melaporkan secara rinci alasan ketidak hadiran. Sedangkan yang hadir, akan siap menunjukan atraksi-atraksi seni dan budaya dan meramaikan Festival di atas  panggung megah yang dibiayai Kementerian Pariwsata RI. Mengenai acara setiap malam, sampai dengan malam penutup tanggal 2 Agustus, katanya sudah diatur dengan baik.

Turut hadir dalam pembukaan Festival Seni dan Budaya Florata ini, Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono, S.I.K, M. Si., Sekda Kabupaten Manggarai Barat Mbon Rofinus, SH, M. Si, Komisi Nasional Indonesia untuk Unesco Prof. Dr. H. Arif Rahmat, M. Pd, Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Manggarai Barat Ny. Maria A.M.D Dula, S. Pd, Pimpinan OPD lingkup Pemda Manggarai Barat dan Perwakilan BOP Labuan Bajo Flores. (Tian Candra/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *