Wabup Maria Geong, Pantau Bencana di Kecamatan Kuwus dan Ndoso

Labuan Bajo (12/02) Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), drh. Maria Geong, PhD., Jumat (10/02) lalu memantau bencana alam yang terjadi di wilayah Kecamatan Kuwus dan Ndoso. Pemantauan bencana alam tersebut dilakukan, usai rapat terbatas dengan sejumlah instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Pertanian Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dan Kabupaten Manggarai Barat.

“Begitu banyak laporan bencana alam akibat hujan yang terus menerus serta angin kencang yang disampaikan oleh warga. Karena itu kita (Pemerintah; red) segera turun untuk memantau keadaan warga. Dan besok kita harus turun terutama di wilayah Kecamatan Kuwus dan Ndoso,” kata Wabup kepada pimpinan Intansi terkait di ruang kerjanya Kamis (09/02).

Kepala Sub Bagian Protokol dan Penerima Tamu, Severinus E. Kusuma dan Pengelola website www.humas.manggaraibaratkab.go.id, Timoteus Nakapurnama melaporkan Wabup dan rombongan instansi terkait menuju kecamatan Kuwus dan Ndoso, Jumat pagi pukul 06.00 Wita. Selama perjalanan, hujan deras disertai angin kencang seolah-olah setia menemani perjalan tersebut.

Di ruas jalan Bambor-Dahot, perjalanan sempat tersendat karena bencana tanah longsor. Banyak kendaraan yang terpaksa antri karena longsoran memenuhi badan jalan.  Rute yang ditempuh Wabup menuju Kuwus dan Ndoso yakni Wol – Paje (Kecamatan Welak)  – Pata – Lasang – Ranggu (Kecamatan Kuwus) – Wora – Subu (Kecamatan Welak) – Ndiuk (kecamatan Macang Pacar) dan Tueng Kecamatan Kuwus.

Di Desa Tueng Kecamatan Kuwus Wabup dan rombongan langsung menuju memantau salah satu rumah warga yang tertimpa pohon tumbang, serta Sekolah Dasar Katolik Tueng yang mengalami kerusakan serupa. Wabup sempat berdialog dengan warga pemilik rumah tertimpa pohon seraya menyampaikan pada BPBD untuk segera mendata kerusakan yang terjadi.

Usai memantau bencana di Desa Tueng, Wabup dan rombongan menuju Desa Wajur. Di Desa Wajur, Wabup langsung menuju ke SMAN 2 Kuwus yang bangunan Sekolahnya sudah rata dengan tanah, serta SDN Leda Desa Pangga yang mengalami nasib serupa.

Terkait kondisi dua sekolah tersebut Wabup meminta Dinas PPO untuk mendata serta mencatat, serta secepat mungkin mencari solusi mengatasi bencana yang menimpa lembaga pendidikan tersebut. “Saya perintahkan agar Dinas PPO mencatat semua kerusakan serta secepatnya mengambil solusi, sehingga siswa/siswa tidak menjadi korban,” tandasnya.

“Musim Hujan kali ini sangat ekstrim, berharap kejadian serupa tidak akan terulang lagi pada masa yang akan datang.  Kejadian ini merupakan kejadian luar biasa, karena tidak ada cara lain selain Pemerintah dalam waktu yang tidak terlalu lama segera mengadakan rapat guna mengambil langkah solutif demi mengatasi berbagai bencana yang terjadi,” katanya.

Dari Leda Desa Pangga, Wabup dan rombongan menuju Desa Momol. Hujan deras yang setia menemani perjalanan, sepertinya tidak dihiraukan oleh Wabup perempuan pertama di NTT ini. Sambil sesekali berjalan kaki, wanita yang di kenal dengan sapaan Mia ini tanpa mengeluh ketika mendatangi semua Desa yang mengalami musibah. (Timoteus Nakapurnama/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *