Sakip Raih Predikat B, Pemkab Mabar Kembali Dapat Piagam Penghargaan

Labuan Bajo – Pada awal tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, kembali meraih Penghargaan. Tahun ini penghargaan diperoleh dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dalam bidang Akuntabilitas Kinerja tahun 2017 dengan predikat nilai B ( Baik ).

Penyerahan Laporan Hasil Evaluasi SAKIP (LHE SAKIP) Pemda Wilayah II dilaksanakan di Nusa Dua, Bali, Rabu (31/1/2018). Penghargaan diterima Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Hama, SH., bersama Kepala Bagian Organisasi, Fransiskus Xaverius Syukur, SH, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Manggarai Barat, Drs. Aleksius Hariyono, M.Si., Kepala Inspektorat, Drs. Siprianus Midi dan Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah, Bernadus Dandur.

Terhadap prestasi yang diraih ini, Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch. Dula mengatakan sangat bangga dengan prestasi yang diraih, walau dengan predikat B (Baik). “Terima kasih atas prestasi ini, tentu kita bangga dan patut bersyukur karena kita bisa mendapatkan penilaian ini. Hal ini tentu berkat kerja sama kita semua. Namun saya mengharapkan agar pada tahun-tahun mendatang bisa mendapatkan predikat penilaian yang lebih baik lagi,” kata Bupati saat menerima piagam penghargaan Sakip dari Kabag Organisasi, di ruang kerjanya pagi tadi, Senin (05/02).

Menurut Bupati Gusti Dula, berbagai penghargaan yang diperoleh menunjukan bahwa kita (Pemkab Mabar; red) terus berupaya melakukan perbaikan bagi peningkatan efisiensi birokrasi. Jika perbaikan ini ditingkatkan maka bukan tidak mungkin pada tahun-tahun mandatang Manggarai Barat mendapat predikat BB atau A. “Tahun lalu, SAKIP kita mendapat predikat CC, dan tahun ini B. Hal ini menunjukan kita terus berupaya untuk hasil terbaik. Tahun depan kita harus kejar predikat BB atau A,” jelas Bupati penuh semangat.

Sedana dengan Bupati, Wakil Bupati Manggarai Barat, drh. Maria Geong, Ph.D., yang turut menerima penghargaan tersebut bangga dengan prestasi yang diperoleh. “Proficiat Pak Bupati dan Kabag Organisasi, ini berita yang sangat menggembirakan dan memacu semangat kita untuk bekerja lebih baik lagi,” katanya.

Dijelaskannya, penghargaan dalam Bidang Sistem Akuntabilitas Kinerja ini bisa dijadikan dasar untuk meningkatkan kualitas kinerja pada semua Organisasi Peragkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Manggarai Barat. Lebih jauh Wabup mengharapkan agar prestasi yang telah diraih ini perlu dipublikasi kepada publik. “Saya kira prestasi ini sangat membanggakan kita semua. Karena itu, perlu dipublikasikan secara luas agar public atau masyarakat tahu terkait prestasi ini,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Manggarai Barat Fransiskus Xaverius Syukur, SH menjelaskan bahwa berdasarkan PP nomor 8 tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang SAKIP, Kementerian PAN dan RB telah melakukan evaluasi Akuntabilitas Kinerja pada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dengan berpedoman pada Peraturan Menteri PAN dan RB nomor 12 tahun 2015 tentang pedoman evaluasi atas implementasi sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Berdasarkan penilaian tersebut maka Kabupaten Manggarai Barat mendapatkan penghargaan tersebut.

Lebih lanjut Frans Syukur menyampaikan bahwa hasil evaluasi menunjukan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memperoleh nilai 60.17 atau predikat “B”. Penilaian tersebut menunjukan Tingkat Efektivitas dan Efisiensi Penggunaan Anggaran dibandingkan dengan Capaian Kinerjanya, Kualitas Pembangunan, Budaya Kinerja Birokrasi dan Penyelenggaraan Pemerintahan yang berorientasi pada hasil di Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat masih perlu terus ditingkatkan. Rincian penilaiannya adalah Perencanaan Kinerja, Pengukuran Kinerja, Pelaporan Kinerja, Evaluadi Internal dan Capaian kinerja.

“Memang predikat ini bukan yang terbaik dan untuk Provinsi NTT. Tetapi jika dibandingkan dengan tahun 2016, nilai hasil evaluasinya adalah 51.54 dengan tingkat Akuntabilitas kinerjanya yaitu “CC” sedangan tahun 2017 Sakip kita B,”ujarnya. (Agustinus H./ **)