Rest Area, Function Hall, dan Souvenir Shop Segera dibangun di Puncak Waringin

Labuan Bajo – Proses pembongkaran dan pemindahan material bekas bangunan Hotel Puncak Waringin Labuan Bajo untuk pembangunan Rest Area, Function Hall, dan Souvenir Shop oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI melalui Dirjen Cipta Karya sudah mencapai 65%.

Pada hari kedua pembongkaran, pihak Dirjen Cipta Karya langsung memantau proses pembongkaran dan pemindahan material. Tidak lama lagi Rest Area, Function Hall, dan Souvenir Shop segera dibangun di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat.

Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, ditemui di hotel Puncak Waringin, usai rapat dengan  Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Surabaya, Kamis (23/5) menjelaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat, patut memberi apresiasi kepada Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya, yang sangat serius mengurus rencana pembangunan kawasan industry pariwisata di Puncak Waringin.

“Kemarin (22/5), jajaran Dirjen Cipta Karya memantau langsung proses pembongkaran bekas bangunan hotel puncak waringin. Kahadiran mereka menandakan keseriusan rencana pembangunan Rest Area, Function Hall, dan Souvenir Shop di kawasan bekas bangunan hotel Puncak Waringin. Proyek Detail Engineering Design (DED), juga sudah ditunjukan pada saya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manggarai Barat, Ir. Oktavianus Andi Bona mengatakan proses pembongkaran dan pemindahan material bangunan berjalan lancar dan sesuai rencana. Operator Dinas PUPR menjalankan tugas dengan baik, dan sesuai petunjuk. Selain itu pembongkaran dan pemindahan tidak mengganggu aktivitas warga yang berdekatan dengan bangunan hotel.

Dirinya memperkirakan proses pembongkaran dan pemindahan material bangunan selesasi dalam 2-3 hari ke depan, sesuai dengan waktu yang diberikan oleh Tim Pemusnahan dan Penghapusan Gedung/Bangunan Hotel Puncak Waringin. “Pembongkaran dan pemindahan material bekas bangunan berjalan lancar dan sesuai petunjuk. Kami perkirakan pekerjaan ini akan selesai dalam waktu 2 sampa tiga hari ke depan,” jelasnya.

Seperti diberitakan prosedur dan tahapan penghapusan Aset Hotel Puncak Waringin sudah selesai. Prosedur diawali dengan surat permohonan dari Sekretaris Daerah Manggarai Barat sebagai Pejabat Pengelola Barang Milik Daerah menurut Permendagri 19 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, kepada Bupati Manggarai Barat. Pada tanggal 14 Februari 2019, Bupati Manggarai Barat menyetujui penghapusan Bangunan Hotel Puncak Waringin yang diajukan Sekda Manggarai Barat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *