Rapat Percepatan Pembangunan KSPN Labuan Bajo, Kerucut pada Sektor Prioritas

Jakarta –  Bupati Manggarai Barat (Mabar), Dsr. Agustinus Ch. Dula menjelaskan, rapat Percepatan pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo menuju Annual Meeting IMF-World Bank bulan Oktober 2018 mendatang yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, MPA., sore ini (Rabu, 09/05) telah mengerucut pada sektor-sektor prioritas.

Sector-sektor yang membutuhkan percepatan pembangunan antara lain Air bersih, Kebutuhan listrik, Dermaga, RSUD,  Jalan Pantai Utara (pantura), Tempat pembuangan Akhir (TPA), Pelabuhan Marina dan Bandar Udara Komodo. “Hasil rapat sore ini sudah mengerucut pada beberapa sector prioritas. Sector prioritas antara lain Air bersih, Kebutuhan listrik, Dermaga, RSUD,  Jalan Pantura, TPA, Marina dan Bandara Komodo,” demikian Bupati Gusti Dula, melalui saluran Whatsupps.

Menurut Bupati Gusti, rapat yang berlangsung hari ini dihadiri seluruh pejabat Kementerian yang berkaitan dengan Pembangunan Infrastruktur, Aksesbilitas, dan Amenitas di KSPN Labuan Bajo. Dan ini rapat ke 3 (tiga) yang dipimpin langsung Menko Bidang Kemaritiman.

“Ini rapat ketiga yang dipimpin langsung Menko Bidang kemaritiman. Pertama pada tanggal 14 Januari 2018, kedua tanggal 21 Maret 2018 di Labuan Bajo dan ketiga hari ini. Hal ini menunjukan percepatan pembangunan KSPN Labuan Bajo, sangat serius dan mendapat perhatian khusus dari Bapak Jokowi-JK melalui Kemenko Bidang Kemaritiman,” jelasnya.

Selain itu Menko Luhut juga beberapa kali memerintahkan Deputi SDM Kemenkomaritim, Safri Burhanudin ke Labuan Bajo, untuk memimpin rapat dan melakukan survey lokasi. Dimana dari survey yang telah dilakukan melahirkan beberapa rekomendasi yang hari ini diputuskan.

“Beberapa waktu yang lalu, saat Menko datang ke Labuan Bajo, beliau (Pak Luhut; red) menjanjikan untuk membeli kapal khusus mengangkut sampah dari pulau-pulau yang ada di Manggarai Barat termasuk mesin pengolah sampah untuk di TPA. Dalam waktu dekat baik kapal maupun pengolah sampah segera turun,” ujarnya.

Dijelaskannya, selain Menko Luhut, rapat juga dihadiri oleh Menteri Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Prof. Bambang Brodjonegoro S.E., M.U.P., Ph.D. dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. “Dalam rapat hari ini tidak hanya Menko Maritim, tetapi juga Menteri Bappenas dan Menteri Ristekdikti,” demikian Bupati.

Hal lain jelasnya, salah satu keputusan rapat sore ini akan didirikan 434 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) dari Kementerian ESDM dan dari APBD 50 titik PJU. Sehingga totoalnya 484 PJU siap menerangi kota Labuan Bajo. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *