Pemda Manggarai Barat dan Lembata Sepakat Lakukan Kerjasama Pembangunan Daerah

Labuan Bajo – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Lembata sepakat melakukan kerjasama Pembagunan Daerah untuk memenuhi kebutuhan dan memperoleh manfaat yang saling menguntungkan dalam perencanaan Pembangunan Pemerintah Daerah. Obyek kerjasama mencakup bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Kelautan dan Perikanan, Pertanian, Industri, Perdagangan serta Pembangunan Manusia.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman oleh Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch Dula sebagai pihak pertama dan Bupati Lembata Eli Aset Yentji Sunur, ST., MT sebagai pihak kedua. Penandatanganan MoU kedua belah pihak berlangsung di ruang Rapat Bupati Manggarai Barat, Senin (15/7).

Turut hadir dari pihak Kabupaten Manggarai Barat antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan,  Martinus Ban, ST., Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan,  Yeremias Ontong, Kapala Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Holtikultura serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Sedangkan Kabupaten Lembata yang hadir antara lain Wakil Bupati Lembata Dr. Thomas Ola Langoday, Sekretaris Daerah Lembata Atanasius Aur Amontoda, Wakil Ketua I DPRD Yohanes De Rosari, SE., Wakil Ketua II Paulus Makarius Dolu dan beberapa Anggota DPRD serta Pimpinan OPD Kabupaten Lembata.

Pendandatangan Nota Kesepahaman antara kedua Kabupaten ini merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat dalam rapat yang dihadiri para Bupati/Walikota se-NTT pada tanggal 10 Juni lalu.

Dalam rapat tersebut Gubernur VBL mengharapkan agar antara Kabupaten di NTT harus saling mendukung dalam semua sector baik sector Kebudayaan dan Pariwisata, Kelautan dan Perikanan, Pertanian, Industri, Perdagangan serta Pembangunan Manusia. Antara Kabupaten di NTT harus saling memnuhi kebutuhan satu sama lain.

Sebelum pendatanganan MoU, baik Bupati Manggarai Barat maupun Bupati Lembata memaparkan potensi yang dimiliki Kabupaten masing-masing. Sebagai daerah Agraris, Manggarai Barat memiliki Produk unggulan pada sector pertanian dan perkebunan sedangkan sector pariwisata baru hadir kemudian.

“Sejati potensi unggulan dari dulu Pertanian dan Perkebunan. Dan sector ini mempunyai kontribusi yang sangat besar bagi kehidupan orang Manggarai pada umumnya dan sekarang baru pariwisata. Dan belakangan sector pariwisata ini ternyata semakin unggul dengan kekayaan-kekayaan alam yang ciptakan Tuhan. Dan sebagai warga Manggarai Barat, kami tentu bersyukur atas anugerah yang sangat menakjubkan ini,” papar Bupati Gusti Dula.

Sementara itu Bupati Lembata menyampaikan saat ini pihaknya sementara melakukan pengembangan Destinasi atau daya tarik wisata yang potensial, penguatan SDM, percepatan pembangunan inftastruktur sebagai Aksesibilitas dan daya saing. Upaya tersebut difokuskan  pada daerah yang potensial sebagai daya tarik wisata. Pada saat yang sama juga dilakukan Promosi yang semuanya berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *