Para Kades Terpilih dari 7 Kecamatan se-Manggarai Barat Ikut Pelatihan Tata Cara penyusunan RPJMDes

Lembor (08/11/2016) – Para Kepala Desa yang terpilih dalam proses Pemilihan kepala Desa beberapa waktu lalu yang berasal dari 7 (tujuh) Kecamatan (Kuwus, Welak, Mbeliling, Sano Nggoang, Lembor, Lembor Selatan, Ndoso) se-Manggarai Barat mengikuti Pelatihan tata cara penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Penyusunan RPJMDes merupakan dasar untuk menjalankan berbagai program kerja pembangunan di wilayahnya masing-masing.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di Malawatar Ibu Kota Kecamatan Lembor, hari ini Kamis (08/12/2016). Camat Lembor Paulus Mallu, saat memberikan sambutan pembuka kegiatan berharap, Kepala Desa yang baru terpilih memiliki program-program kerja yang terencana, terutama yang berkaitan langsung dengan pembangunan kemanusiaan. “Mengapa para kepala desa perlu diberi bekal terutama dalam penyusunan RPJMDes? Agar para Kepala Desa memiliki program-program kerja yang terencana,” katanya.

Menurut Camat Paulus, RPJMDes adalah grand design pembangunan di desa yang dibuat berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Dokumen RPJMDes merupakan acuan Pemerintah Desa dalam menjalankan pembangunan di daerahnya pada jangka waktu satu periode yakni enam tahun. “Karena itu, sebagai seorang penata laksana dalam sebuah Desa, seorang Kepala Desa harus memiliki kemampuan manajemen atau tata laksana yang baik mulai dari tingkat perencanaan, mengatur, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, dan pelaporan,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam menjalankan tugas, seorang Kepala Desa harus mengedepankan 4 prinsip. Prinsip yang pertama, kebijakan yaitu mengetahui, menguasai serta mentaati peraturan dan perundang-undangan yang berkaitan dengan Desa. Kemudian prinsip kelembagaan yaitu merangkul lembaga-lembaga yang ada di desa seperti LKMD, BPD, perangkat desa, lembaga politik, dan ormas yang ada di Desa.

Selanjutnya adalah prinsip kebersamaan, yakni cara kepala desa membangun kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat sehingga perencanaan dan pelaksanaan pembangungan yang partisipatif dapat terwujud. Prinsip terakhir adalah keseriusan, dimana seluruh kepala desa dan seluruh perangkat di desa menunjukkan keseriusan untuk membangun desa dan juga di sisi lain mewujudkan desa yang membangun Indonesia sesuai program Pemerintah Pusat dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK yang tertuang dalam Nawacita,” katanya.

Untuk diketahui pelatihan tata cara penyusunan RPJMDes ini diselenggarakan oleh BPMPD Kabupaten Manggarai Barat ini akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari yakni mulai tanggal 8-9 Desember 2016. Para nara sumber, selain dari BPMPD sendiri juga dari Bapeda Kabupaten Manggarai Barat. Sementara itu ada 3 Kecamatan yang belum mengikuti pelatihan ini yakni Komodo, Boleng dan Macang Pacar. Dan untuk ketiga Kecamatan ini  akan menyusul. (Fransiskus P. Kota/**)

One Response to Para Kades Terpilih dari 7 Kecamatan se-Manggarai Barat Ikut Pelatihan Tata Cara penyusunan RPJMDes

  1. Frumentius Amas berkata:

    kegiatan yang cukup strategis untuk awal kepemimpinan. sangat penting sekali soal RPJMDes, sebab roh dari pembangunan di desa ada di RPJMDes, selamat mengikuti,,semoga memberikan banyak manfaat untuk kemajuan desa-desa di manggarai barat ke depan…sukses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *