Mulai hari ini, Pakaian Adat Jadi salah Satu Pakaian Dinas Resmi di Manggarai Barat

Gedung Putih Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, mulai hari ini, Kamis (23/5) menggunakan Pakaian Adat Manggarai Barat sebagai salah satu pakaian Dinas Aparatur Sipil (ASN) resmi di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai Barat. Penggunaan pakaian adat daerah ini sesuai instruksi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat. Di tingkat Provinsi, penggunaan pakaian adat sudah diterapkan sejak bulan April lalu.

“Ya kita mau launching hari ini mulai kita menggunakan pakaian adat Manggarai Barat sebagai salah satu pakaian dinas resmi. Pakaian dinas dalam bentuk kain tenunan songke Manggarai, baju bakok (putih) untuk laki-laki dan brokat untuk perempuan, selendang, sesek sapu (destar) atau jongkong re’a (topi khas Manggarai Barat). Semuanya itu sesuai instruksi Gubernur NTT melalui suratnya yang sudah beredar di seluruh Nusa Tenggara Timur ini,” jelas Bupati Gusti Dula, yang didampingi Sekretaris Daerah, Rofinus Mbon, SH., M.Si, ditemui di pendopo kantor Bupati Manggarai Barat-NTT, Kamis (23/5) pagi.

Menurut Bupati, ditingkat Provinsi NTT, penggunaan pakaian adat dilaksanakan setiap hari Selasa dan Jumat, namun untuk tingkat Kabupaten Manggarai Barat pakaian adat dipakai pada hari Kamis, agar selaras dengan ketentuan nasional. “Penggunaan pakaian adat untuk Manggarai Barat dilaksanakan pada hari Kamis dengan pertimbangan, karena selama ini kita sudah tetapkan hari Kamis sebagai hari menggunakan kostum/motif daerah,” tandasnya.

Sedangkan bagi ASN yang berasal dari etnik lain yang ada di Labuan Bajo, akan diberi kelonggaran untuk menggunakan pakaian adat dari daerah masing-masing. Tetapi dirinya lebih menganjurkan agar menggunakan pakaian adat yang ada di NTT dan lebih khusus lagi pakaian adat Manggarai. “Kita (Pemda; red) akan memberikan kelonggaran terkait penggunaaan pakaian adat ini. Yang kita harapkan adalah semua ASN wajib menggunankan pakaian adat setempat, tetapi kalaupun tidak minimal pakaian adat yang ada di wilayah NTT,” jelasnya.

Dirinya menilai, instruksi Gubernur NTT terkait pengunanan pakaian adat ini adalah kebijakan yang spekctakuler. Karena instruksi ini tentu akan berdampak positif bagi pengrajin-pengrajin tenun ikat daerah yang ada di seluruh wilayah NTT. Ke depan, pasti banyak orang yang akan mencari tenun ikat sonke Manggarai. “Saya memprediksi, ke depan banyak orang yang mencari tenun ikat songke. Dan ini menguntungkan pengrajin-pengrajin tenun ikat songke,” katanya optimis.

Sementara itu, Sekda Manggarai Barat, Rofinus Mbon, SH. M.Si., menjelaskan surat edaran tentang penggunaan pakaian adat sudah dibuat dan akan segera diedarkan ke semua intansi pemerintah yang ada di Kabupaten Manggarai Barat, termasuk Kecamatan dan Desa. Tidak hanya itu, hotel-hotel, restoran dan semua tempat usaha lainnya akan diinstruksikan untuk menggunanakan pakaian adat.

“Surat edaran sudah dibuat, selanjutnya akan didistribusikan ke semua instansi pemerintah yang ada di wilayah Kabupaten Manggarai Barat. tidak hanya instansi Pemerintah, Hotel-hotel, restoran-restoran dan tempat usaha lainnya akan diinstruksikan menggunakan pakaian adat Mangarai Barat,” tegasnya. (*)

2 Responses to Mulai hari ini, Pakaian Adat Jadi salah Satu Pakaian Dinas Resmi di Manggarai Barat

  1. Ilan berkata:

    Ini sangat bagus untuk membangun Manggarai lagi kedepannya untuk lebih maju dikaca internasional maupun nasional. Dan ini akan berdampak positif bagi Manggarai karna akan memajukan Manggarai lagi kedepannya.dengan memakai pakayan adat Manggarai ini berarti otomatis adat dan istiadat yg dimanggarai tidak akan hilang dan tetap melekat kepada kita semua khususnya untuk kaum muda/milenial agar tidak akan lupa dengan adat istiadat Manggarai. Sy khususnya secara pribadi sangat mendukung dengan diterapkan seperti ini karna sy sbg anak muda sangat antusias dengan diterapkan seperti ini oleh bapak gubernur NTT.
    Majulah tanah kelahiranku Manggarai.

  2. Kristo jebato berkata:

    Saya sangat mendukung ini, tp bAgaimaNa dg celananya apa pakai celana panjang atau pendek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *