Menteri Sosial : “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”

Labuan Bajo-Menteri Sosial RI
Khofifah Indar Parawansa mengatakan apabila seluruh masyarakat Indonesia mampu bersatu sebagai satu bangsa, maka Indonesia dapat maju bersama-sama dan mendistribusikan berkah kemerdekaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kondisi ini sesuai dengan tema Hari Pahlawan ke-72 tahun 2017 yaitu “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”.

Hal ini disampaikan Menteri Sosial, dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, pada Upacara Memperingati Hari Pahlawan ke-72 Tingkat Kabupaten Manggarai Barat di Halaman Kantor Bupati Manggarai Barat, Labuan Bajo, Jumat (19/11).

Menteri Sosial menekankan bahwa ‘Hari Pahlawan’ yang diperingati setiap tanggal 10 Nopember ini didasarkan pada peristiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi dunia, yakni peristiwa “Pertempuran 10 November 1945” di Surabaya.

“Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia internasional, betapa segenap Rakyat Indonesia dari berbagai ras, suku, agama, budaya dan berbagai bentuk partikularisme golongan bersamasama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan menyerahkan hidupnya, jiwa raganya untuk mempertahankan kemerdekaan,” ungkap Kofifah.

Dijelaskan, para pendiri bangsa mengabarkan pesan Penting kepada kita. Pesan itu adalah bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya kita harus bersatu terlebih dahulu untuk bisa memasuki tahapan bernegara selanjutnya yakni berdaulat, adil dan makmur.

Mensos mengingatkan kembali Bung Karno pernah menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Kalimat singkat dari Bung Karno ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi Bangsa Insonesia. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan
sebuah negara yang bernama Republik Indonesia.

“Ada dua hal yang mendasari perjalanan sejarah Bangsa Indonesia yakni adanya harapan dan pengorbanan. Harapan dan pengorbanan itulah yang membentuk persatuan dan melahirkan Indonesia, merawat eksistensinya dalam panggung sejarah bangsa-bangsa, dan harus terus dinyalakan agar Republik Indonesia tetap berdiri tegak , menjadi besar dan terus memberi sumbangan penting sebagai bagian dari persaudaraan ummat manusia di dunia,” jelasnya.

Sebuah harapan yang menimbulkan optimisme dalam hidup, sebuah harapan yang membuka segenap potensi, kita punya vitalitas dan daya hidup kemanusiaan untuk membuka terang kehidupan di masa depan, sebuah harapan bahwa dengan mengantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia, maka kita dapat membangun sebuah kehidupan bernegara, sebuah rumah tangga politik kebangsaan dan kenegaraan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Menurut Mensos, saat ini harapan akan masa depan yang lebih baik tersebut telah ditambatkan oleh Pemerintahan Presiden Bapak Joko Widodo dan Wakil Presiden Bapak H.M. Jusuf Kalla melalui sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia. Yakni: ‘Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan
Dalam kerangka mewujudkan visi tersebut telah dirumuskan sembilan agenda prioritas pemerintahan ke depan yang disebut NAWA CITA’.

Dalam era kemajuan global seperti ini negara-negara Asia dianggap sebagai kutub-kutub baru kemajuan peradaban dunia. Oleh karena itulah persatuan Indonesia bukan hanya sebuah imperatif yang harus kita rawat sebagai suatu bangsa namun lebih dari itu Persatuan Indonesia adalah sebuah prasyarat bagi kita menjadi bagian dari kekuatan yang tengah tumbuh, the rising force bersama dengan bangsa-bangsa lain.

“Pada kesempatan yang baik ini kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini, Selamat Hari Pahlawan Tahun 2017,” ajak Mensos diakhir sambutannya.
(***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *