Jamin Mutu Pangan Segar, Dinas KPP Mabar dan Instansi terkait lakukan Sidak

Labuan Bajo – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) bersama instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Tanaman Pangan Holtikutura dan Perkebunan, dan Satuan Polisi Pamong Praja Manggarai Barat melakukan  inspeksi mendadak (Sidak) dalam rangka  pengawasan untuk menjamin mutu  pangan segar, di sejumlah pasar dan lapak buah-buahan yang ada di Kota Labuan Bajo, pada Rabu (13/11/).

Plt, Kepala Dinas KPP Manggarai Barat, Yeremias Ontong, SP.,tujuan  dari sidak ini untuk menjamin keamanan pangan masyarakat dalam mengkonsumsi makanan segar. Dimana, keamanan pangan tersebut, mulai dari produksi hingga dikonsumsi masyarakat.  “Kita ingin menjaga keamanan pangan agar terjamin, baik mutu, stoknya ada, dan harga terjangkau, yang kita lakukan rutin sesuai tupoksi KPP,” jelas Yeremias disela-sela sidak di pasar Batu Cermin.

Hasil Sidak katanya akan disampaikan kepada Bupati/Wakil Bupati Manggarai Barat juga Sekretaris Daerah. Dalam sidak ini beberapa sampel pangan segar akan diambil untuk diuji di laboratorium, terutama pangan segar yang dicurigai.

“Sayur-sayuran dan buah-buahan yang kita curigai akan diambil oleh Tim. Selanjutnya diuji, apakah mengandung zat berbahaya seperti borak, pestisida dan formalin,” jelas  peraih nilai tertinggi dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan   Tinggi Pratama lingkup Pemkab Manggarai Barat tahun 2018 ini.

Seperti disaksikan media ini beberapa sampel sayur dan buah-buahan langsung diambil Tim yang dipimpin Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas KPP, Agustinus Jebau. “Kami (Tim: red) sudah mengambil beberapa sampe sayur dan bauh. Selanjutnya akan diuji di lab, apakah layak dikonsumsi atau tidak,” jelasnya seraya menambahkan dalam sidak ini pihaknya tak menemui pelanggaran yang berarti.

Namun apabila setelah diuji di Laboratorium ditemukan adanya pangan segar yang mengandung zat berbahaya, maka Tim akan memberi peringatan dan melakukan pengawasan terhadap penjual tersebut. Intinya, penjual tesebut tidak boleh lagi menjual pangan yang berbahaya.

Untuk diketahui sidak akan dilaksanakan 2 (dua) dan rencananya besok Tim akan melakukan sidak di pasar ikan dan lapak ikan di seluruh kota Labuan Bajo. (Adolfus/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *