H-7 International Boxing Tournament di Labuan Bajo, Persiapan Panitia Terus digenjot

Labuan Bajo  – Jelang digelarnya International Boxing Tournament atau event Internasional Tinju Piala Presiden RI ke-23 di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) atau H-7, panitia terus menggenjot berbagai persiapan terutama pemasangan rigging. Proses pemasangan rigging yang melibatkan anggota Polres Manggarai Barat dan Subden 4 Detasemen B Pelopor Labuan Bajo sudah mencapai 70-80%.

Kasubden 4 Detasemen B Pelopor Labuan Bajo, Iptu Raimundo De Jesus, SH., ditemui di lapangan Gorontalo, Jln. Pantai Pede Km 5, Labuan Bajo, Senin (15/7) menjelaskan panitia terus bekerja maksimal mempersiapkan segala kebutuhan. “Pemasangan rigging sudah mencapai 80%, dalam waktu 2 atau 3 hari ke depan, pemasangan rampung 100%,” paparnya.

Dikatakannya, panitia  terus bekerja sesuai arahan Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) sekaligus Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Drs. Johanis Asadoma, S.I.K, M.Hum., dan Ketua Panitia Tinju, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono, S.I.K., M.Si.

“Yang pasti kita (panitia; red) yang bertugas menyiapkan panggung terus bekerja di lapangan sesuai arahan pimpinan. Jika ada persoalan, kami sampaikan kepada pimpinan dan langsung diselesaikan. Dan sampai saat ini semua berjalan normal dan sesuai rencana,” tegasnya.

Dijelaskan Kasubden Raimundo De Jesus, apabila pemasangan rigging sudah selesai maka dilanjutkan dengan pasangan atap. Setelah atap, pemasangan ring tinju. “Semua dalam kondisi siap pasang. Mudah-mudahan beberapa hari ke depan ini sudah selesai,” katanya.

Sementara itu ditemui terpisah, Ketua Panitia Tinju AKBP Julisa Kusumowardono, S.I.K., M.Si, menjelaskan untuk barang-barang pendukung sudah tiba di Labuan Bajo termasuk ring di venue dan latihan beserta kelengkapannya. “Dan untuk ring di tempat latihan, sudah dipasang di Gelanggang Olahraga (GOR) Manggarai Barat. Beberapa Atlet Tinju juga sudah mulai melakukan latihan,” katanya.

Dijelaskan Kapolres Julisa, seksi-seksi lain juga terus bekerja sesuai urusan masing-masing untuk melengkapi segala kebutuhan. Dimana setiap perkembangannya selalu dilaporkan. “Alhamdulillah, semua pihak yang terlibat dalam kepanitian bekerja sesuai urusan masing-masing. Mereka umum terus melengkapi segala kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan,” paparnya.

Sementara untuk tiket, jelas Kapolres  sudah mulai dijual di beberapa lokasi sesuai keputusan panitia. Lokasi penjualan tiket diantaranya Cafe Kopi Mane (Jalan menuju Bandara Komodo), Kawasan Terpadu Pelabuhan Marina, Cafe Labajo,  Zasgo Mart dan Bandara Komodo dengan harga Rp. 20.000, – Rp. 50.000 dan Rp. 100.000.

Untuk diketahui, Boxing in Komodo Dragon yang dilaksanakan pada tanggal 22-28 Juli 2019 ini diikuti sebanyak 30 negara. Beberapa petinju seperti petinju Wanita asal Amerika Serikat  sudah berada di Labuan Bajo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *