FKG UI Lakukan Kersos di Desa Kempo dan Nanggalili Kabupaten Manggarai Barat

Labuan Bajo – Sebanyak 70 Mahasiswa/mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Indonesia (UI) rencananya akan melakukan kegiatan Kerja Sosial (Kersos) di Desa Kempo-Sano Nggoang dan Nangalili – Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat. Minggu sore (22/07), para mahasiswa/mahasiswi dari UI ini sudah berada di Labuan Bajo dan berkumpul di Aula Komodo kantor Bupati Manggarai Barat, untuk melakukan Pembukaan kegiatan Kersos. Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, drh. Maria Geong, Ph.D.

Pembukaan kegiatan diawali laporan Head Supervisor Kersos FKG UI 2018, drg. Nada Ismah, Sp.Ort. Dilaporkan Nada Ismah, Kerja Sosial (Kersos) FKG UI adalah kegiatan bakti sosial terbesar yang diadakan oleh mahasiswa FKG UI setiap dua tahun sekali yang merupakan program kerja Departemen Pengabdian Masyarakat BEM FKG UI. Kegiatan Kersos akan diikuti oleh 112 mahasiswa preklinik dan klinik, 4 residen bedah mulut serta 25 dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, dengan panitia utama yang terdiri dari mahasiswa FKG UI angkatan 2014 dan 2015.

Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain Pengobatan gigi dan mulut gratis dengan target 1000 tindakan yang terdiri dari anak dan dewasa, Penyuluhan gigi dan mulut dengan target 800 orang yang terdiri dari siswa-siswi SD, Penyuluhan kesehatan gigi mulut dan umum dengan target 400 orang yang terdiri dari remaja, kader kesehatan, dan ibu-ibu PKK,  Sirkumsisi/sunatan masal dengan target 25 orang, Seminar Kedokteran Gigi dan Wisata budaya dan Kersos Instagram Contest bagi para peserta Kersos FKG UI 2018

Sementara itu pada tempat yang sama, Dekan FKG UI Prof. Dr. drg. Maria Francisca Lindawati Soetanto Kusdhany, Sp.Pros(K) menjelaskan Kerja Sosial Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indoneisa 2018 merupakan salah satu program kerja BEM FKG UI yang merupakan implementasi dari Tri Dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat, pendidikan dan penelitian. “Kersos ini merupakan salah satu program kerja BEM FKG UI, dimana tagline-nya tahun ini “Satu Semangat, Sejuta Senyuman,” jelasnya.

Dikatakannya, Kersos FKG UI bergerak di bidang kesehatan gigi dan mulut yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali dan telah terlaksana lebih dari 20 tahun. Beberapa daerah yang pernah menjadi lokasi dari kerja sosail FKG UI antara lain, Bangka (2000), Padang (2002), Pontianak (2004), Lombok (2006), Banjarmasin (2008), Maluku Utara (2010), Sulawesi Tengah (2012), Lombok dan Sumbawa (2014), dan Bangka Belitung (2016). Tahun ini, kerja sosial FKG UI akan di laksanakan di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut drg. Maria Francisca, pemilihan Provinsi  NTT didasarkan pada kajian yang dilakukan FKG UI dan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dilakukan setiap 5 – 6 tahun sekali. Berdasarkan Riskesdas 2014, status kesehatan gigi dan mulut provinsi NTT memiliki indeks DMF-T sebesar 3,2. Hal ini menandakan bahwa rata-rata kerusakan gigi pada masyarakat Nusa Tenggara Timur adalah 3 buah gigi per orang atau 32 gigi per 100 orang.

Tenaga kesehatan khususnya dokter gigi yang tersedia untuk melayani kesehatan gigi dan mulut masyarakat NTT jumlahnya masih sangat minim, yaitu 122 dokter gigi yang melayani 350 puskesmas di Nusa Tenggara Timur (122 dokter gigi untuk melayani jumlah penduduk sebesar 5.203.514 jiwa). Hal tersebut menunjukan rasio dokter gigi yang belum mencapai target yaitu 11 per 100.000 penduduk.

Oleh karena itu, demikian Maria Fransisca, Nusa Tenggara Timur terutama di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur merupakan daerah yang sesuai untuk menjadi tempat dilaksanakannya Kersos FKG UI 2018 untuk membantu meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang akan diberikan berupa pencabutan, penambalan gigi berlubang, penyuluhan mengenai kesehatan gigi dan mulut pada usia sekolah yaitu murid SD, serta penyuluhan mengenai kesehatan umum untuk warga sekitar. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *