Bupati serahkan Mesin Pencacah Plastik Bantuan dari Kementerian PUPR, pada KSU Komodo

Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch. Dula menandatangani berita acara serah terima Mesin Pencacah Plastik bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI dengan Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Sampah Komodo, Tos Ampur.  Penandatanganan berita acara tersebut berlangsung di teras Kantor Bupati Manggarai Barat, dan disaksikan pejabat dari Kementerian PUPR RI, Sabtu (30/06).

Untuk diketahui, tanggal 27 April 2018 yang lalu, Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat telah menerima 1 (satu) unit Mesin Pencacah Plastik dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR. Menurut rencana, Mesin Pencacah Plastik ini nantinya akan membantu penerapan teknologi aspal campur  plastic sepanjang 9 Km dalam kota Labuan Bajo.

Sampah plastic yang dibutuhkan sebanyak 36 ton. Dan saat ini Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat terus berusaha mengumpulkan Sampah Tas Kresek (STK). Yang sudah terkumpul sekitar 8 ton.

Bupati Gusti Dula menyampaikan dengan adanya batuan Mesin Pencacah Plastik ini, menunjukan keseriusan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Binamarga mengurus infrastruktur di Kabupaten Manggarai Barat.

“Seperti yang ulang-ulang saya katakan, kita patut berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah sangat maksimal dalam mengurus Manggarai Barat ini. Kita sudah menerima banyak perhatian lebih, maka kita harus memanfaatkannya dengan maksimal pula,” ungkap Bupati seraya mengapresiasi para ASN dan Non ASN yang dengan semangatnya mengumpulkan sampah kresek.

Dikatakannya, meskipun mengumpulkan sampah, tapi ini merupakan pekerjaan mulia dalam rangka pengurangan dan pemanfaatan sampah plastik. “Kita kerja kotor, kita kumpulkan sampah. Tapi kita harus ingat bahwa ini menyangkut kepentingan umun yang berujung pada kemajuan daerah pariwisata kita juga,” katanya.

Sementara itu, Ketua KSU Sampah Komodo, Tos Ampur menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk mengoperasikan Mesin Pencacah Plastik tersebut. Mesin Pencacah Plastik tersebut katanya, sangat bermanfaat. Dan tentu akan dioptimalkan pemanfaatannya.

Namun demikian, Tos Ampur mengaku tempat pengumpulan sampah yang dikelolanya saat ini tidak bisa menampung sampah-sampah plastik yang saat ini sudah terkumpul. Diharapkan bantuan Pemerintah untuk meminjamkan tempat, sehingga sampah-sampah plastik yang sudah terkumpul bisa dipilah lagi dengan baik. Karena tidak semua sampah-sampah plastik bisa dipakai dalam teknologi Aspal campur plastik. (Asty)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *