Bupati Manggarai Barat Menilai, Penyerangan terhadap Anak-anak SD di Sabu Raijua, merupakan Tindakan kriminal

Labuan Bajo (16/12)–Kasus penyerangan terhadap delapan murid kelas V dan VI Sekolah Dasar (SD) Negeri Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, pada hari Selasa pagi (13/12/2016) disayangkan banyak pihak tidak terkecuali Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula. Bupati menilai penyerangan yang telah melukai anak-anak tidak berdosa tersebut merupakan tindakan kriminal yang layak diproses secara hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati kepada humas.manggaraibaratkab.go.id, usai menerima kunjungan rombongan Plt. Bupati Jepara Provinsi Jawa Tengah kemarin ini, Kamis (15/12), di ruang  ruang rapat Bupati Manggarai Barat. “Tentu kita sangat menyayangkan peristiwa penyerangan terhadap anak-anak SD di Kabupaten Sabu Raijua,” katanya.

Penyerangan yang berbuntut terlukanya 8 murid SD itu, selain tidak manusiawi, kasus tersebut berpotensi muncul reaksi yang besar. “Jangan sampai perilaku seorang tersebut memicu munculnya persoalan yang lebih besar di Provinsi NTT. Kita tetap menginginkan daerah kita, Provinsi NTT terutama Labuan Bajo aman dan kondusif. Dan untuk kita di Manggarai Barat, kasus yang terjadi di Sabu Raijua tersebut, harus bisa dijadikan pelajaran untuk meningkatkan kewaspadaan,” tegasnya.

Menurut Bupati periode 2016-2021 ini, kita sebaiknya tetap memegang teguh prinsip praduga tidak bersalah dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada aparat penegak hukum. Artinya jika ada upaya proses secara hukum, biarkan hukum itu yang mengadili pelaku-pelaku tersebut, dan tugas kita mengawal proses hukum tersebut.

Dirinya sempat khawatir, mengingat kasus penyerangan yang menimpa siswa/siswi SD Negeri Sabu Barat tersebut muncul menjelang Natal tahun 2016. “Sebagai tindakan antisipasi dan pencegahan saya mengharapkan semua pihak harus terlibat dan bahu-membahu bersama aparat keamanan, melakukan tindakan pengamanan baik disekolah-sekolah mapun di Gereja-Gereja,” harapnya. (Marselinus Syukur/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *