Bupati Mabar Terima Kunjungan Staf Khusus Gubernur NTT

Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, hari ini (17/05) pagi, menerima kunjungan Staf Khusus Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Prof. Dr. Intiyas Utami, SE, M.Si, Ak, CA, CMA, QIA, untuk audiensi terkait rencana kegiatan International Public sector Conference atau Seminar Internasional Sektor Publik di Labuan Bajo pada bulan September 2019 mendatang. Isu utama yang akan dibahas dalam Seminar Internasional tersebut adalah memperkuat public sector dalam mendukung revolusi industry.

Selain Staf Khusus Gubernur NTT, turut hadir Wakil Dekan (Wadek) II Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Ni Putu Nursiani, SE.,MM, Wadek III FEB Undana Christine C. Foenay, ST, SE, MSi, dan (Dosen FEB – Ketua seminar Internasional Joyce M. Rafael, SE., MAcc., Ak, CA, Halim Dedy Perdana, S.E., MSM, CA, CFrA (Dosen UNS – perwakilan UiTM Mara dan perwakilan dari Universitas Flores-Ende.

Ketua Panitia Seminar Internasional, Joyce Rafael saat berbincang-bincang dengan Bupati Mabar menjelaskan Seminar Internasional ini, selain mendukung posisi Labuan Bajo sebagai  salah satu destinasi Super Prioritas, juga dalam Dies Natalies Universitas Nusa Cendana ke 57 tahun 2019 ini.

Seminar internasional ini diselenggarakan oleh Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Teggara Timur, dan Accounting Research Institute (ARI) Universiti Teknologi MARA UiTM Malaysia.

Sementara itu, Prof. Dr. Utami menjelaskan Seminar sedianya dilaksanakan di Kupang, namun Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, mengarahkan di Labuan Bajo-Manggarai Barat dengan berbagai macam pertimbangan-pertimbangan strategis.  “Rencana awal kami (Panitia seminar; red), di Kupang, tetapi begitu lapor pada Pak Gubernur NTT, beliau mengarahkan di Manggarai Barat,” jelas dosen di Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW-Salatiga.

Dijelaskannya, selain sector public, Seminar juga akan membahas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan local government. Semua materi akan  dibahas oleh narasumber-narasumber yang berkompeten dan memiliki kompetensi dalam bidang BUMDes dan Pemerintahan Lokal.

Yang menarik jelas Utami, salah satu narasumber  dari Korea selatan akan membawakan materi tentang Gerakan Pembangunan Pedesaan oleh semacam BUMDes namanya Saemaul Undong. Dimana program Saemaul Undong, direncanakan dan dilaksanakan oleh penduduk desa  sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang tersedia.

Sementara seminar Internasional ini rencana akan diikuti para akademisi dari dalam negeri dan beberapa akademi dari luar negeri seperti Korea, Malaysia, Jepang, Australia dan beberapa Negara-Negara lain dengan total peserta sekitar 150 orang. “Peserta seminar adalah para akademi dari dalam negeri juga luar negeri. Yang sudah terkonfirmasi hadir ada 4 negara yakni Korea, Malaysia, Jepang, Australia, yang lainnya masih dalam proses,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *