Bupati Mabar, Resmi Lantik  136 Jabatan Administrator dan Pengawas

 Labuan Bajo (05/01) – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula secara resmi telah melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 136 (bukan 143 seperti yang diinformasikan sebelumnya) untuk jabatan Administrator dan jabatan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan dilaksanakan pada awal tahun 2018 tepatnya usai pelaksanaan libur Nasional menyambut Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Pelantikan dan pengambilan sumpah ini berlangsung di Aula Utama kantor Bupati Manggarai Barat, Jumat (05/01). Jabatan Admnistrator (Eselon III) yang dilantik sebanyak 35 bukan 39 orang sedangkan untuk Jabatan Pengawas (Eselon IV) sebanyak 101 dan bukan 104 orang. Tidak seperti biasanya, pelantikan dilaksanakan pagi hari, kali ini pelantikan dilaksanakan sore hari, karena sebelumnya Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat menghadiri acara syukuran pelantikan Kepala Desa Golo Leleng, yang dilantik tanggal 28 Desember 2017 lalu di Dahot Kecamatan Sano Nggoang.

Proses pelantikan dan pengambilan sumpah/jabatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Bupati Manggarai Barat oleh Staf Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Manggarai Barat. Mula-mula pembacaan SK untuk jabatan Adminstrator lalu diikuti jabatan Pengawas. Pembacaan membutuhkan waktu yang cukup lama, karena jumlah yang dilantik cukup banyak yakni 136 orang.

Setelah pembacaan SK selesai, Bupati membacakan naskah pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan. Para pejabat untuk jabatan Administrator dan jabatan Pengawas, mengikuti secara serempak kata-kata dalam naskah pelantikan yang dibacakan oleh Bupati. “Demi Allah! Saya bersumpah: Bahwa saya, untuk diangkat dalam jabatan ini, baik langsung maupun tidak langsung, dengan rupa atau dalih apapun juga, tidak memberi atau menyanggupi akan memberi  sesuatu kepada siapapun juga; Bahwa saya akan setia dan taat kepada Negara Republik Indonesia; Bahwa saya akan memegang rahasia sesuatu yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus saya rahasiakan,”   ucap Bupati Gusti Dula yang diikuti oleh semua pejabat yang dilantik.

“Bahwa saya tidak akan menerima hadiah atau suatu pemberian berupa apa saja dan dari siapapun juga, yang saya tahu atau patut dapat mengira, bahwa ia mempunyai hal yang bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan saya;  Bahwa saya dalam menjalankan jabatan atau pekerjaan saya, saya senantiasa akan lebih mementingkan kepentingan Negara daripada kepentingan saya sendiri atau golongan;  Bahwa saya senantiasa akan menjunjung tinggi kehormatan Negara, Pemerintah, dan Pegawai Negeri; Bahwa saya akan bekerja dengan jujur, tertib, cermat dan bersemangat untuk kepentingan Negara,” lanjut Bupati Gusti Dula yang diikuti oleh semua pejabat yang dilantik.

Usai sumpah jabatan, Bupati memberikan sambutan singkat yang berisikan petuah dan bekal bagi para pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan. Di awal sambutannya, Bupati Gusti Dula terlebih dahulu mengucapkan selamat kepada semua pejabat yang baru saja dilantik. “Sebelum saya menyampaikan sambutan ini, saya ingin mengucapkan selamat untuk semua pejabat yang hari ini dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan. Pelantikan yang dilaksanakan harus dipandang sebagai penyegaran di suatu instansi. Selain itu juga berdasarkan adanya perubahan nomenklatur serta sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sekali lagi selamat dan sukses untuk semua pejabat yang dilantik sore hari ini,” katanya.

Selanjuntya Bupati Gusti Dula mengulas secara gamblang poin-demi poin kata-kata yang ada dalam naskah Sumpah Jabatan. Menurut dia, apabila diperhatikan poin demi poin dalam sumpah jabatan yang telah diucapkan tentu sangatlah ideal untuk menjadi seorang pejabat yang diharapkan untuk membawa perubahan di Kabupaten Manggarai Barat. Tetapi persoalnnya adalah, banyak yang menganggap sumpah, hanya sebagai seremonial dalam mengawali suatu jabatannya. Akibatnya setelah sumpah diucapkan semua berlalu begitu saja, tidak berbekas dan tidak bisa memberikan kontribusi besar dalam proses perubahan yang diinginkan. “Saya harap para pejabat yang dilantik hari ini, benar-benar memahami kata-kata sumpah yang telah diucapkan,” harapnya.

Sebagai contoh, jelasnya pada poin ketujuh menyatakan: “Bahwa saya akan bekerja dengan jujur, tertib, cermat dan bersemangat untuk kepentingan Negara” Pejabat dan pegawai yang jujur merupakan fondasi utama terciptanya pemerintahan yang bersih. Kejujuran adalah modal utama dalam melakukan segala hal. Dan kejujuran datangnya dari hati, ia akan senantiasa melakukan segala sesuatu dengan rasa tanggungjawab yang tinggi, tidak peduli ada atau tidak adanya peluang untuk berbuat curang.

Karena itu, bagi PNS atau pejabat yang telah diambil sumpahnya dan kemudian melanggar sumpahnya tentu ada konsekwensi yang harus diterima. Mulai dari pemberhentian baik secara hormat atau tidak hormat sampai pada kurungan penjara dan itu baru hukuman di dunia belum lagi hukuman di akhirat yang akan diterima bagi pelanggar sumpah. Oleh sebab itu katanya, jangan lah mencoba mempermainkan sumpah yang telah diucapkan.

Lebih jauh menurut Bupati dua periode ini menjelaskan, pelantikan yang telah dilakukan kemungkinan besar tidak sesuai harapan dan tidak bisa memuaskan semua pihak. “Saya menyadari bahwa pelantikan yang sudah dilaksanakan ini ada yang tidak suka karena tidak sesuai harapan. Ini memang tidak mudah, setiap pelantikan ada beragam ekspresi, pasti ada yang sedih dan ada yang senang. Tetapi saya berharap amanah atau kepercayaan ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.

“Ingat! Jabatan ini merupakan kepercayaan dari atasan dengan berbagai pertimbangan yang sudah matang. Khusus untuk pejabat yang dilantik pada Badan Pembangunan dan Perencanaan Daerah dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, agar bekerja lebih optimal. Terutama dalam kaitan ditetapkannya Labuan Bajo sebagai kota pariwisata prioritas yang sudah menjadi pusat perhatian dunia. Perlu ada komitmen yang kuat dalam membangun Kabupaten Manggarai Barat yang kita cintai ini,” katanya..

Turut hadir dalam pelantikan tersebut adalah Wakil Bupati Manggarai Barat, Kapolres Manggarai Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Labuan Bajo, Danramil 1612-02 Labuan Bajo, Para Asisten Sekda Kab. Manggarai Barat, para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Ketua TP. PKK Kabupaten Manggarai Barat. (Agustinus H./**)