Bupati Mabar: Rakor Hari Ini Bersifat Instruktif Karena Langsung dari Presiden

Jakarta (11/01) – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula mengatakan rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Koordinator Kemaritiman,  Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Pariwisata, Arif Yahya,  hasilnya sangat menggembirakan. Rapat ini bersifat Insruktif karena atas dasar perintah Presiden Republik Indonesia,  Ir. Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas Kabinet.

Demikian disampaikan Bupati Gusti Dula, melalui layanan Whatsupps usai mengikuti Rapat Koordinasi hari ini,  Rabu (11/01), di Ruang Rapat Kementerian Bidang Kemaritiman.  “Rapat koordinasi yang diselenggarakan hari ini bersifat instruktif,  karena atas dasar perintah Presiden Jokowi, ” kata Bupati meniru ucapan Kemenko Kemaritiman.

Dijelaskannya,  rapat persiapan memang fokus menerima kedatangan tamu peserta rapat IMF di Denpasar Provinsi Bali bulan Oktober mendatang. Karena itu, peserta rapat sangat banyak,  terutama dari beberapa Kementerian dan BUMN. Dimana tujuannya adalah secara bersama-sama (keroyok) membangun Labuan Bajo sebagai Destinasi Prioritas.

Intinya menurut Bupati dua periode ini, Labuan Bajo sebagai destinasi priritas harus kondusif sebelum bulan Oktober 2018. “Pokonya Labuan Bajo harus sudah kondusif pariwisatanya sebelum bulan Oktober 2018” tandas Bupati,  mengulangi penegasan Menko.

Sementara itu,  Menteri Pariwisata, Arif Yahya dalam penyampaiannya jelas Bupati lebih tajam lagi.  Menpar tegaskan kalau Labuan Bajo sudah menjadi Four Top (empat top) destinasi yang mendapat perlakuan istimewa. Menpar sudah mengusulan pembangunan sarana dan fasilitas pariwisata kepada Pemerintah Pusat.  (Pempus).

Tim pempus akan turun ke Labua Bajo untuk memantau persoalan Labuan Bajo dan langsung bertindak. “Dalam waktu dekat ini Tim akan ke Labuan Bajo,  untuk melihat, menganalisa kebutuhan dan langsung action dari semua Kementerian. Tidak main-main Labuan Bajo akan diperlakukan istimewa, ” jelas Bupati yang juga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang besar dari Pempus.

Dijelaskannya,  dalam minggu ke depan akan ada lagi rapat dengan agenda laporan terhadap pekerjaan yang sudah dilaksanakan. “Dalam 2 (dua) Minggu ke depan akan ada rapat lagi dengan melaporkan apa yang dikerjakan,” jelas Bupati yang dalam Rakor hari ini mengusulkan  agar Draf RDTR oleh Menteri ATR segera disyahkan  dan mengusulkan ahar di Labuan Bajo juga dibangun Depo Pertamina. (**)