Bupati Mabar: Pariwisata Manggarai Barat Unggul dan Unik

Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula mengatakan pariwisata yang ada di Kabupaten Manggarai Barat memiliki keunggulan dan keunikan tersendiri yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia bahkan dunia. Keunikan dan keunggulan terletak pada pesona alam bahari dan seni budaya yang membuat decak kagum para wisatawan yang datang. Singkatnya Manggarai  Barat adalah produk destinasi  Indonesia yang menawarkan pengalaman multi  faset yang memikat.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Gusti Dula dalam sambutan saat gala dinner dengan Duta Besar Belgia untuk Indonesia Mr. Petrick Herman, di Jayakarta Hotel, Minggu malam (29/04). Gala dinner ini difasilitasi Asisten Deputi Budaya, Seni dan Olah Raga Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kosmas Harefa dan PIC Manggarai Barat di Jakarta, Matias M. Mboi.

“Mr. Petrick (Dubes Belgia; red), Manggarai Barat ini memiliki  keindahan, keunikan  alam dan budaya yang  tak tergantikan dan tidak ada dibelahan bumi manapun. Manggarai Barat memiliki  berbagai macam alam  dan budaya yang  dapat membuat  setiap orang yang  datang kesana selalu  ingin kembali.  Sampai-sampai Gubernur NTT dalam berbagai kesempatan selalu mengatakan keunikan dan keajaiban alam Manggarai Barat, selain tidak ada di belahan bumi lain dan juga dunia akhirat,” jelas Bupati yang disambut tepuk tangan tamu gala dinner.

Namun demikian Bupati Gusti Dula mengakui keunikan dan keunggulan pariwisata di Manggarai Barat saat ini belum dikelola secara optimal. Diperlukan perhatian pemerintah pusat terutama dalam meningkatkan berbagai macam fasilitas yang dibutuhkkan.

Dan mengenai perhatian tersebut ini sudah mulai nampak, apalagi setelah Manggarai Barat, terpilih bersama 9 daerah lainnya sebagai destinasi wisata prioritas yang akan dikembangkan sejak 2016 lalu. Destinasi wisata di Manggarai Barat diharapkan dapat menjadi tulang punggung untuk mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) hingga 12 juta orang pada tahun depan.

Setelah menggelontorkan anggaran ± Rp 64,3 miliar yang diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur di kawasan, yang terbaru atau Jumat (27/04) lalu, jelas Bupati dua periode ini Pemerintah Pusat melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang)  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyerahkan satu unit mesin pencacah plastic. Mesin tersebut digadang-gadang untuk mendukung penerapan teknologi aspal plastik dalam rangka mengurangi sampah di Labuan Bajo. Dimana acara penyerahan juga dihadiri oleh Duta Besar sendiri.

Hal ini menurut dia, karena potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Manggarai Barat, alam yang  menakjubkan dan budaya yang arif. Dan focus ke depan kata Bupati, bagaimana memberdayakan masyarakat agar terlibat secara aktif dalam pengelolaan sehingga mendatangkan keuntungan. Dan pada saat yang sama masyarakat juga diberdayakan untuk mengelola sampah yang merupakan musuh dari pariwisata itu sendiri.

Baca juga: http://humas.manggaraibaratkab.go.id/dubes-belgia-untuk-indonesia-diangkat-jadi-warga-kehormatan-manggarai-barat/

Sementara itu Dubes Belgia Petrick Herman melalui bahasa Prancis yang diterjemahkan Asdep Kosmas Harefa mengatakan dirinya siap mendukung upaya Pemerintah Manggarai Barat dalam memajukan pariwsata apalagi setelah dinobatkan sebagai warga kehormatan Manggarai Barat. “Secara pribadi saya siap membantu dan mendukung Pemerintah Manggarai Barat. Terima kasih untuk penerimaan dan sambutan secara adat yang luar biasa,” jelasnya.

Menurutnya, meskipun tidak bertugas di Indonesia lagi, tetapi hati dan jiwanya akan selalu berada di Indonesia. “Walau sebentar lagi saya tidak bertugas di Indonesia tetapi di Brasil, namun hati dan jiwa saya tetap di sini (Indonesia; red). Saya sungguh terpikat dan terpesona dengan alam dan kerahaman Indonesia,” ucapnya yang  disambut dengan tepuk tangan para peserta Gala Dinner.

Dalam acara gala dinner juga dihadiri, Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Yulius Sigit Kristanto, SH, MH, Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono S. lK, M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Manggarai Barat, Sekretaris Daerah Manggarai Barat Mbon Rofinus, SH., M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Manggarai Barat Martinus Ban, ST, Asisten Administrasi Umum Manggarai Barat Agustinus Hama, beberpa pimpinan OPD Lingkup Pemkab Manggarai Barat dan beberapa pelaku pariwisata seperti Marta Icha Tulis dkk dan operator dive  Labuan Bajo. (Tim Humaspro/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *