Bupati Mabar Minta Ivan Man jadi Duta Kebersihan

Labuan Bajo (21/12) – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula meminta Ivan Nestroman, pencipta lagu dan penyanyi kelahiran Manggarai yang tinggal di Jakarta, bersedia menjadi Duta Kebersihan untuk Kabupaten Manggarai Barat.

Apalagi setelah melalui proses yang cukup panjang, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan Republik Indonesia memutuskan untuk focus kepada percepatan pengembangan empat destinasi dari 10 Bali baru yang sebelumnya ditetapkan. Keempat destinasi baru itu adalah Manggarai Barat, Danau Toba, Borobudur dan Mandalika.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Gusti Dula, saat memberi sambutan pada peringatan satu tahun berdirinya Laskar Peduli Kebersihan Kota Labuan Bajo (LPK2L), di Rumah Jabatan Bupati, Kamis (21/12). “Saya minta Pak Ivan bersedia menjadi Duta Kebersihan untuk Manggarai Barat,” katanya.

Menurut Bupati Gusti Dula, permintaan ini seiring dengan ditetapkannya Kabupaten Manggarai Barat menjadi salah satu dari empat destinasi prioritas. “Saat ini Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan Republik Indonesia menetapkan 4 destinasi prioritas dari 10. Dan Manggarai Barat sebagai new comer, sementara tiga lainnya evitalisasi,” pintanya.

Dikatakannya, keputusan Pemerintah Pusat untuk fokus pada empat destinasi ini, bukan berarti mengabaikan enam destinasi baru lainnya. 10 destinasi tetap dikerjakan, tetapi pembangunan homestay, restoran, toko cenderamata dan UKM center fokus pada empat lokasi. “Sebagai orang Manggarai Barat kita layak untuk bersyukur, karena Manggarai Barat dipilih sebagai salah satu destinasi prioritas,” katanya.

Dalam dunia pariwisata, kebersihan adalah sesutau hal yang mutlak dan sampah adalah musuh yang harus diperangi. Karena itu, tentu kehadiran LPK2L sangat dibutuhkan dalam mendukung pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat. “Ingat, saudara-saudara, sampah itu musuh dari pariwisata. Saya harap, LPK2L tetap konsisten memerangi sampah di kota Labuan Bajo,” katanya.

Sementara Ivan Man pada kesempatan itu menjawab permintaan Bupati Manggarai Barat melalui sebuah lagu “Komodo Sunset” terutama pada bagian bridge. “landing neka sendo’s, weang penong salang, nia na’an ranga, mbeis lata de (tetapi jangan biarkan sampah/kotoran memenuhi jalan, mau simpan di mana  kita punya muka/wajah, orang pasti akan mencibir),” jawab Ivan dalam syair lagu tersebut.

Untuk diketahui, Ivan datang bersama istri dan anak-anak. Mereka tiba di Rujab Bupati Manggarai Barat, pukul 20.00 Wita. Setelah santap malam, Ivan yang juga mengajak beberapa musisi Manggarai bermain dan bernyanyi akustik dengan peralatan yang sangat  sederhana. Dia menyanyikan 6 lagu, dan salah satunya adalah lagu terbaru berjudul Sangai diambil dari bahasa bajo yang artinya doa supaya angin datang.

Sedikit tentang lagu Sangai, menurut Ivan jika dinyanyikan dengan penuh perasaan, maka angin benar-benar datang. “Coba kita nyaikan secara bersama-sama lagu ini terutama pada bangian reffrein. Nyanyikan dengan penuh perasaan, sangai pasti datang,” jelasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *