Bupati Mabar Harapkan Proses Pekerjaan Dive Center dan Jetty Wisata dipercepat

Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula mengharapkan agar proses pekerjaan Dive Center dan Dermaga/Jetty Wisata dipercepat. Pasalnya Dive Center dan juga Dermaga/Jetty Wisata ini nantinya akan digunakan dan dipakai oleh peserta Annual Meeting IMF-World Bank bulan Oktober 2018 mendatang.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Gusti Dula, saat meninjau pembangunan Dive Center dan Dermaga Wisata Jetty, di Kampung Tengah Kelurahan Labuan Bajo Kecamatan Komodo, Selasa (06/02). “Pak Teo (Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai Barat; red), saya harap proses pembangunan harus selalu dipantau sehingga pekerjaannya bisa lebih cepat lagi. Ingat waktu itu tidak pernah berkompromi dengan kita, pelaksanaan Annual Meeting sudah semakin dekat,” pintanya.

Seperti disaksikan humas.manggaraibaratkab.go.id, peninjauan dilakukan mulai dari bangunan gedung Dive Center yang terletak dibibir pantai. Satu persatu, Bupati dua periode ini memeriksa semua ruangan yang ada dalam gedung. “Pak Kadis, apakah listrik sudah masuk? Dan Air, apakah sudah masuk juga?,” tanya Bupati saat meninjau ruangan demi ruangan.

Dikatakannya, Listrik dan Air adalah dua kebutuhan yang harus segara diurus, apalagi pembangunan Gedung Dive Center ini hampir rampung. “Segera urus Listrik dan Air, mengingat proses pekerjaan hampir rampung. Dan bagian dalam gedung, saya kira sudah selesai semua. Kalau sudah segera diremikan. Dan untuk Dermaga Wisata ini, karena dominasi warna Pink, saya usulkan nama Dermaga ini nantinya, Pink Jetty,” ujar Bupati dengan ekspresi penuh canda, seraya menambahkan Pink Jetty itu nantinya diharapkan bisa mengimbangi keberadaan dermaga putih di Kampung Ujung. Karena itu di dekat Pink Jetty perlu ada warung makan atau minum.

Sementara itu Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Teo Suardi mengaku siap menjalankan semua perintah. “Siap Pak Bupati, setiap hari melalui Staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kami selalu pantau. Selain itu, kami tengah mendorong mitra yang mengerjakan Dive Center dan Dermaga Wisata ini untuk segera memasang meteran listrik dan PDAM,” tandasnya.

Untuk diketahui Pembangunan Dive Center dan Dermaga/Jetty Wisata ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pariwisata RI tahun 2017. Dermaga/Jetty Wisata merupakan tempat untuk menambatkan kapal pada suatu ponton yang mengapung diatas air. Digunakannya ponton, untuk mengantisipasi air pasang surut laut, sehingga posisi kapal dengan dermaga selalu sama, kemudian antara ponton dengan dermaga dihubungkan dengan suatu landasan/jembatan yang flexibel ke darat yang bisa mengakomodasi pasang surut laut. Dermaga apung digunakan untuk kapal kecil terutama kapal-kapal wisata.

Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Manggarai Barat, Martinus Ban, ST., Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan, Drs. Teodorus Suardi, M.Si., Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan, Donatus Abu, Direktur PDAM Wae Mbeliling, Aurelius H. Endo, ST., dan staf Dinas Pariwisata dan kebudayaan Ferdi Pelong. (Flo/**)

Foto-Foto Dermaga/Jetty Wisata

Dermaga/Jetty Wisata di Kampung Tengah Kelurahan Labuan Bajo