Bupati: Kementerian PUPR Telah Siapkan Anggaran 50 Milyar untuk Lanjutan Ruas Jalan Lintas Utara

Labuan Bajo, InfoPublik – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula menjelaskan untuk mendukung pengembangan Kawasan Stratesi Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Republik Indonesia juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 50 milyar untuk membangun  ruas jalan Lintas Utara. Anggaran sebesar 50 milyar rupiah tersebut bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan Bupati Gusti Dula, usai mengantar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D., ke Bandar Udara Komodo, Minggu (23/6) sore.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Bappenas datang ke Labuan Bajo, Jumat lalu untuk menghadiri Workshop Direksi Anggota Bursa 2019 yang diselenggarakan Bursa Efek Jakarta (BEJ) di Ayana Hotel.

“Pemerintah Pusat mempunyai komitmen yang tinggi untuk mendukung KSPN Labuan Bajo. Tahun ini (2019; red), anggaran sebesar Rp. 50 milyar rupiah telah disiapkan untuk lanjutan pembukaan ruas jalan lintas utara Manggarai Barat yang nantinya akan menghubungkan Labuan Bajo dengan Reo Kabupaten Manggarai. Tahun 2019 ini, ruas jalan yang dikerjakan sepanjang 17,5 Km,” jelasnya.

Dijelaskannya, pada tahun 2018 pekerjaan ruas jalan lintas utara dimulai dari bukit Sylvia sampai ke Pembangkit Listrik Mesin Gas (PLTMG) Rangko dengan paket pekerjaan berupa HRS (Hot Rolled Sheet). Dari PLTMG Rangko sampai ke Los Cemba. Sedangkan tahun 2019 tediri dari 2 (dua) paket.  Paket I dari Los Cemba sampai Terang Kecamatan Boleng sepangan 10 Km dan Paket II dari Terang sampai ke Sosok sepanjang 7,5 Km.

Menurut Bupati Gusti Dula, pembangunan ruas jalan lintas utara memberi banyak manfaat baik untuk Kabupaten Manggarai Barat maupun kabupaten lain yang ada di daratan Flores. “Saya yakin ruas jalan Lintas utara ini mempunyai banyak manfaat. Penyediaan infrastruktur yang baik merupakan salah satu syarat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ditambahkannya, apabila ruas jalan lintas utara ini rampung, maka Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI akan membangun Pelabuhan baru arah utara kota Labuan Bajo, di wilayah Bari, Kecamatan Macang Pacar. Dermaga tersebut akan dimanfaatkan untuk aktivitas niaga terutama bongkar dan muat peti kemas.

Saat ini untuk bongkar dan muat masih digabung dengan pelabuhan penumpang dan kapal-kapal wisata. “Ada yang khusus untuk peti kemas, ada yang untuk pelabuhan penumpang maupun kapal wisata. Pembangunan dermaga Niaga Bari menurut informasi akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *