Bupati Gusti Pimpin Apel Peringatan Hari Disabilitas International

Labuan Bajo – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk pertama kali melaksanakan peringatan Hari Disabilitas atau Internasional International Day of Persons with Disabilities yang jatuh setiap tanggal 3 Desember setiap tahunnya. Peringatan ditandai dengan apel dihalaman kantor Bupati Manggarai Barat, hari ini (Senin, 03/12).

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch. Dula. Sementara peserta apel, selain Pegawai Negeri Sipil dan tenaga Honorer lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, juga dihadiri oleh para guru dan siswa/siswi Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Komodo. Para Guru dan siswa/siswi SLBN membentuk satu kompi.

Bupati Gusti Dula dalam sambutannya mengapresiasi kerja semua pihak dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional tingkat Kabupaten Manggarai Barat. Pasalnya, peringatan hari Disabilitas ini yang pertama dilaksanakan di Manggarai Barat.

Menurut Bupati Gusti Dula, data Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat 2017, jumlah penyandang disabilitas sebanyak 1994 jiwa, itupun belum terdata semua karena banyak desa yang belum dilakukan pendataan.

“Sering dan kadang-kadang orang membicarakan Jumlah penyandang disabilitas seakan-akan ini hanya soal angka-angka. Saya kira berapapun jumlah penyandang disabilitas, bahkan satu orang pun, Negara harus hadir untuk memenuhi hak-haknya sebagai warga negara”, ungkapnya.

Sebagai wujud tanggung jawabnya, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat telah membuat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2018 tentang Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas.

Perda ini sebagai bukti Komitmen pemerintah dalam memperhatikan keberadaan saudara saudara yang punya kebutuhan khusus. Artinya ketika membuat rencana kerja OPD, sekiranya dapat mempertimbangkan juga keberadaan saudara-saudara penyandang disabilitas sehingga mereka tidak terabaikan dalam proses pembangunan daerah ini.

“Ke depan Pemerintah Manggarai Barat secara bertahap dan bersungguh-sungguh ingin mengambil langkah-langkah yang konkrit membangun pendidikan yang layak dan inklusif bagi penyandang disabilitas. Khusus pendidikan, Pemda sudah membangun SLBN Komodo dan pada tahun ini Pemda akan membangun asrama untuk menampung siswa/siswi Penyandang Disabilitas dari Desa sehingga bisa mengakses pendidikan di SLBN komodo,” jelasnya.

Diakhir sambutanya Bupati Gusti berterimakasih kepada pihak yang terus memperjuangkan pemenuhan hak-hak bagi penyandang disabilitas. “Terimakasih kepada pihak yang terus memperjuangkan pemenuhan hak-hak bagi penyandang disabilitas. Semoga dengan kerja keras, kita dapat mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa yakni masyarakat yang adil, makmur, sehat dan sejahtera, termasuk para penyandang disabilitas”, harapnya.

Untuk diketahui, Hari Disabilitas Internasional diinisiasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 1992 untuk meningkatkan kesejahteraan para penyandang disabilitas dan meningkatkan kesadaran akan kesulitan yang mereka hadapi. Tema yang diusung tahun ini adalah Memberdayakan dan Memastikan Inklusivitas dan Kesetaraan Penyandang Disabilitas. (Tian Candra/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *