Bupati Gusti Dula: Sebagai Destinasi Prioritas, Labuan Bajo Berkat Sekaligus Tantangan

Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula mengatakan sebagai salah satu destinasi pariwisata prioritas Indonesia bahkan dunia, Labuan Bajo merupakan berkat dan sekaligus juga tantangan. Dikatakan berkat, karena Kabupaten Manggarai Barat selalu mendapat kucuran anggaran dari Pemerintah Pusat melalui berbagai macam kegiatan dan program terutama terkait infrastruktur seperti jalan, listrik, dermaga kapal, bandara serta program pemberdayaan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Gusti Dula, saat sambutan dalam rapat penutupan sidang III DPRD Kabupaten Manggarai Barat, di ruang sidang utama DPRD  Manggarai Barat, Jumat (28/12). “Pemerintah Pusat telah menetapkan Labuan Bajo sebagai Destinasi prioritas, akibatnya banyak anggaran dari Pemerintah pusat yang masuk. Salah satu yang membanggakan kita adalah dalam waktu yang tidak terlalu lama, Pelabuhan Marina dengan berbagai fasilitas pendukung akan beroperasi,” katanya.

Menurut Bupati, menjelang akhir tahun 2018 banyak program Pemerintah pusat di Manggarai Barat yang sudah diresmikan. Program tersebut seperti pemanfaatan tempat pelelangan ikan yang baru, peresmian pengoperasian Kapal ASDP yang beroperasi secara regular di beberapa tempat wisata dalam kawasan Taman Nasional Komodo, peresmian Kuliner baru yang diberi nama ‘Kuliner Kita-Kita’ dan peresmian Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah dan masih banyak lagi. Dan yang akang datang, peresmian Penerangan Jalan Umum, Tenaga Surya (PJU-TS) oleh Wamen ESDM.

“Tugas kita ke depan adalah menjaga dan merawat berbagai fasilitas yang telah dibangun dan menjaga situasi aman dan bersikap ramah terhadap semua wisatawan sehingga timbul kesan positif. Tugas ini, tentu menjadi tugas bersama, semua pemangku kepentingan dan komponen masyarakat. Apalagi minat investor yang berinvestasi di Manggarai  Barat mengalami kenaikan yang signifikant,” tandasnya.

Apabila banyak investor yang masuk ke Manggarai Barat tentu sangat menguntungkan terutama dari aspek penyerapan tenaga kerja karena akan mengurangi angka pengangguran dengan adanya lapangan kerja baru. “Sama seperti wisatawan, kita juga harus memberi rasa nyaman untuk semua investor yang berinvestasi di Manggarai Barat. karena kehadiran mereka nantinya, juga akan menguntungkan kita, terutama dari aspek penyerapan tenaga kerja,” jelasnya yang saat pentupan Sidang III ini didampingi Wakil Bupati, drh. Maria Geong, Ph.D.

Penutupan Sidang III DPRD Kabupaten Manggarai Barat ini dipimpin Ketua DPRD Manggarai Barat, Blasius Jeramun bersama Wakil Ketua I, Fidelis Sukur, S.Pi., dan dihadiri hampir semua anggota DPRD Manggarai Barat. (#AdolS\**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *