Bupati Gusti Dula Pimpin Rapat Evaluasi Upsus Pajale

Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch. Dula memimpin secara langsung kegiatan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) Tahun 2018 dan Persiapan Musim Tanam 2018/2019 Tingkat Kabupaten Manggarai Barat T.A  2018. Rapat berlangsung di ruang rapat Bupati Manggarai Barat, Selasa (18/09).

Kegiatan UPSUS Padi, Jagung dan Kedelai ini sendiri adalah Program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan memprioritaskan pemanfaatan lahan pertanian untuk ditanami khususnya komoditas padi, jagung dan kedelai.

Saat membuka rapat, Bupati Gusti Dula berharap agar semua peserta rapat dapat mengevaluasi pelaksanaan Upsus 2018. “Terima kasih untuk kehadiran kita semua dalam rapat ini. Saya menilai pertemuan ini merupakan forum yang penting dalam melakukan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Upsus untuk tiga komoditas utama yaitu padi, jagung dan kedelai untuk mensukseskan kedaulatan pangan yang telah ditargetkan,” katanya.

Dari evaluasi tersebut jelas Bupati dua periode ini, kita bisa mengidentifikasi segala kelemahan dan kekurangan pelaksanaan Upsusu 2018. Dan disini, peran para Camat sangat dibutuhkan. “Pokoknya, kita harus berusaha terus. Para Camat harus menyiapkan lahan yang baik berdasarkan hasil survey. Dan harus rubah metode. Kalau cara produksi pangan masih begitu-begitu saja, target yang diinginkan tidak tercapai,” tegasnya

Lebih lanjut ia menekankan terkait peran TNI dalam mengawal jalannya swasembada dengan membantu memberdayakan petani untuk menanam dan meningkatakan produksi pangan sesuai dengan teknik budidaya pertanian yang baik. “Peran TNI sebagai pendamping petani dalam mengawal sasaran target tanam juga menjadi unsur penting keberhasilan program Upsus,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 1612 Manggarai Letkol Inf. Rudi Markiano Simangunsong, S.Sos. mengungkapkan bahwa salah satu upaya ketahanan nasional adalah ketersediaan pangan. Keamanan bangsa akan terancam bila sektor pangannya rapuh. Oleh karena itu sektor pertanian harus mendapat perhatian serius agar segera dibenahi sehingga target-target bisa di eksekusi dengan baik.

Hadir dalam rapat evaluasi ini Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat beserta jajarannya, para Camat se-Kabupaten Manggarai Barat, para Kepala Desa, dan Koordinator serta PPL di Desa-desa. (Asty/adol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *