Bupati Gusti Dula melepas Kontingen Pesparani NTT ke Ambon

Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Kabupaten Manggarai Barat yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengikuti lomba Pesparani tingkat Nasional di Ambon pada tanggal 26 Oktober s/d 2 November 2018 mendatang. Acara pelepasan kontingen Pesparani ini berlangsung di Kantor Bupati Manggarai Barat, Rabu (24/10).

Bupati Gusti Dula dalam sambutannya berharap Pesperani Manggarai Barat yang mewakili Provinsi NTT berhasil meraih prestasi gemilang. Harapan tersebut sangat relevan, jika dilihat dari proses persiapan yang telah dilaksanakan oleh anggota paduan suara Manggarai Barat. “Saya harap, kita (Pesperani Mabar; red) juara. Walau kita ketahui peluang tuan rumah (pesperani Ambon) juga sangat besar, karena orang-orang ambon itu, rata-rata suara bagus. Tapi kita harus tunjukan bahwa kita jauh lebih bagus,” kata Bupati memberi semangat.

Menurut Bupati, persiapan yang sudah matang pasti membawa hasil positif. Terima kasih kepada semua pihak yang turut andil dalam proses persiapan sampai menjadi kelompok Paduan Suara yang berkualitas terutama peran pelatih/dirigen. Hal yang mengagumkan adalah semua anggota Paduan Suara berstatus sebagai pegawai baik di Pemerintahan maupun swasta.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu anggota Pesparani Mabar, para Pelatih dan Pendamping, yang dengan sukarela meluangkan waktu, meninggalkan pekerjaan dan meninggalkan keluarga demi berlatih dan ikut ke Ambom untuk mengikuti Lomba Paduan Suara tingkat Nasional. Saya sangat Bangga dengan kalian” ujar Bupati dua periode ini.

Ditambahkannya, Pesparani merupakan ajang bagi umat Katholik untuk mempersembahkan karya terbaiknya dibidang seni suara.  Ajang Pesperani bisa memperkaya khasanah budaya, religi serta menumbuhkembangkan kerukunan dan persaudaraan diantara umat beragama dan masyarakat.

“Pesparani merupakan ajang dimana umat Katholik bisa mempersembahkan karya terbaiknya dibidang seni suara yang bisa memperkaya khasanah budaya, religi serta menumbuhkembangkan kerukunan dan persaudaraan diantara umat beragama dan masyarakat,” katanya.

Diakhir sambutannya, Bupati Gusti Dula memberi pesan sekaligus motivasi agar anggota Pesparani Mabar tampil penuh percaya diri, penuh semangat dan totalitas. “Kita mesti tampil percaya diri, sebab kita sudah berlatih, kita sudah memberikan apa yang kita punya. Meskipun Ambon adalah kotanya para musisi, kita tidak boleh minder, tetap semangat dan tampil dengan penuh totalitas, yakin kita bisa. Berangkat penuh semangat, pulang bawa juara,” tandasnya..

Anggota Pesparani Manggarai Barat yang berjumlah 29 orang sempat menyanyi dihadapan Bupati  Mabar dan undangan yang hadir. Mereka menyanyikan lagu-lagu yang akan dilombakan di Ambon yakni Venu Sante Spiritus dan Resuresi .

Turut hadir dalam upacara pelepasan kontingen Pesparani Mabar, Pastor Paroki Maria Bunda Segala Bangsa Wae Kesambi, Romo Ardi Obot, Pr., selaku Pelatih/Pengarah Gaya, Ketua Tim PKK Manggarai Barat, Nyonya Wys Dula, Ketua Kontingen Drs. Theodorus Noka dan beberapa perwakilan OPD dan istansi Vertikal. (Tian Candra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *