Bupati Gusti Dula Lakukan Penyalaan Perdana JLD di Desa Compang-Pacar

 Compang, Pacar –  Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula melakukan Penyalaan Perdana Jaringan Listrik Desa (JLD) untuk 3 (tiga) Desa di Kecamatan Pacar yakni Desa Compang, Golo Lajang, Lajang Barat dan 2 (dua) Desa di Kecamatan Kuwus Barat yakni Desa Tueng dan Golo Lewe. Penyalaan perdana dilaksanakan di rumah Pastoran Paroki Simon-Petrus Compang, Senin (17/12).

Sebelum melakukan penyalaan Perdana, Bupati Gusti Dula yang hadir bersama Manajer ULP Labuan Bajo, Keiserius Djendi diterima secara adat di jalan masuk menuju Pastoran Paroki Simon Petrus. Tidak hanya itu, ribuan siswa-siswi mulai dari SD sampai dengan SMA juga turut hadir dengan membentuk pagar betis di sepanjang jalan. Nampak ekspresi gembira menyelimut semua warga menyambut penyalaan perdana Jaringan Listrik Desa tersebut.

Manajer ULP Labuan Bajo, Keiserius Djendi dalam laporannya menjelaskan Penyalaaan perdana tersebut merupakan bagian program Menuju 100% Desa Berlistrik dari PT. PLN (Persero). PT. PLN memiliki komitmen yang kuat dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah kabupaten Manggarai Barat.

Dengan penyalaan ini jelas Djendi, jumlah Desa yang sudah dilayani dengan PLN di Kabupaten Manggarai Barat semakin bertambah menjadi 85 Desa. Itu artinya yang belum dilayani sebanyak 84 Desa dari 169 Lurah/Desa se-Kabupaten Manggarai Barat. “Bapa Bupati, dengan penyalaan perdana ini maka jumlah Desa yang sudah dilayani PLN bertambah,” jelasnya.

Dalam pemasangan jaringan listrik, pihak PLN demikian Djendi menemui berbagai macam persoalan, terutama persoalan lahan dan tanaman-tanaman yang ada dijalur pemasangan tiang dan jaringan listrik. “Banyak persoalan yang ditemukan dalam pemasangan jaringan listrik, dan itu yang membuat pemasangan mengalami kendala. Kami berharap, masyarakat merelakan lahannya untuk dilewati jaringan listrik,” pintanya.

Menurut Djendi, penyalaan perdana di Desa Compang bukan tanpa alasan. Desa Compang jelasnya merupakan pelanggan potensial PLN terutama yang telah menggunakan lampu SEHEN (Super Ekstra Hemat Energi). Sehen merupakan lampu yang mengkonsumsi daya listrik (watt) seminimal mungkin untuk menghasilkan cahaya tampak terpakai manusia sebesar mungkin.

Pada tahun 2019 mendatang jumlah Desa yang akan dialiri jaringan listrik bertambah sebanyak 61 Desa. “Kami (ULP Labuan Bajo; red) sudah mengajukan kepada PT. PLN Wilayah NTT dan Pusat untuk pemasangan jaringan pada 61 Desa di Manggarai Barat. Dan pengajuan tersebut sudah mendapat signal positif, karena kita memiliki kelebihan energy listrik setelah Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) PLTMG Rangko sudah dioperasikan,” paparnya.

PLTMG Rangko yang berkapasitas 20 megawatt (MW) sudah bisa menyuplai kebutuhan energy listrik di kabupaten Manggarai. Dan arus yang mengalir di jaringan yang sudah terpasang berasal dari PLTMG Rangko. “Kita sudah menyuplai energy listrik di Kabupaten Manggarai termasuk arus yang kita pakai saat ini berasal dari PLTM Rangko. Agar pelayanan semakin luas, saya berharap petugas PT. PLN yang memasang jaringan harap didukung,” pintanya.

Diakhir laporan, Djendi menyampaikan ucapan terima Pemda Manggarai Barat yang senantiasa mendukung PT. PLN (Persero) ULP Labuan Bajo dalam mewujudkan program 100% Desa berlistrik. “Pada moment yang strategis ini atas nama pimpinan PT. PLN saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemda Manggarai Barat yang selalu mendukung PLN. Warga Manggarai Barat  bersyukur karena memiliki Bupati yang sangat memahami kebutuhan warganya,” kata Djendi yang disambut tepuk tangan yang meriah dari warga yang hadir. (#Adol\**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *