Bangun PLTS di Pulau Longos, Bupati Mabar: “Terima kasih Kementeriaan ESDM”

Labuan Bajo (20/01) – Bupati Manggarai Barat (Mabar), Drs. Agustinus Ch. Dula menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI yang telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di pulau Longos Desa Pontianak Kecamatan Boleng. Pembangunan PLTS di Pulau Longos tersebut, menunjukan perhatian yang tinggi dari Pemerintah Pusat terhadap kebutuhan masyarakat di Manggarai Barat.

Ucapan terima kasih tersebut disampaikan Bupati Gusti, kepada salah satu Staf dari Dinas ESDM Provinsi NTT, Frederik Kiuk, di Rujab Bupati pagi ini, (20/01), yang melakukan koordinasi terkait peresmian PLTS Terpusat di Pulau Longos. “Terima kasih secara saya sampaikan kepada Pemerintah Pusat, terutama kementerian ESDM, yang telah mendirikan PLTS di Pulau Longos Desa Pontiakan,” katanya.

Menurut Bupati Gusti, program pengembangan ini memang diprioritaskan di wilayah yang terluar maupun yang terisolasi untuk mempercepat rasio elektrifikasi. Dan posisi atau letak dari Pulau Longos sesuai kriteria yang ditetapkan Pemerintah Pusat, dimana sebaran penduduk penduduk pada geografi yang sangat luas dan sulit dijangkau.

“Pengembangan PLTS tersebut dimaksudkan untuk melistriki daerah terpencil secepatnya, mencegah penambahan penggunaan BBM secara proporsional akibat penambahan beban, kalau seandainya dilayani dengan diesel, dan menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) pada daerah tertentu yang ongkos angkut Bahan Bakar Minyak (BBM) sangat mahal,” jelas Bupati mengutip pernyataan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN persero).

Dijelaskannya, program elektrifikasi dengan SHS atau lentera “Super Hemat Energi” (Sehen) bukan merupakan program pengembangan kapasitas sistem kelistrikan. Dengan demikian program elektrifi kasi dengan Sehen lebih bersifat sementara dan hanya diterapkan secara terbatas di provinsi-provinsi yang rasio elektrifikasinya masih rendah,  termasuk Provinsi NTT.

Untuk diketahui, peresmian PLTS di Pulau Longos Desa Pontianak sedianya dilaksanakan besok, Minggu (21/01), namun karena pada hari yang sama, ada kunjungan dari Dirjen Perhubungan dan Direktur Utama ASDP, maka peresmiannya ditunda. Peresmian akan dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2018.

Sementara itu Frederik Kiuk, staf Dinas ESDM Provinsi NTT  yang ditugaskan untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengatakan akan menyampaikan hasil koordinasi dengan pihak Kementerian ESDM. “Terima kasih Bapa Bupati, hasil koordinasi ini akan saya sampaikan ke pihak Kementerian ESDM,”jelasnya. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *