APBD Induk Manggarai Barat ditetapkan sebelum tanggal 31 Desember 2016

Labuan Bajo (30/12), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manggarai Barat Tahun Anggaran 2017, hari ini Jumat (30/12) telah ditetapkan. “Penetapan APBD sebelum tanggal 31 Desember tersebut menunjukan bahwa antara Pemerintah (eksekutif) dan DPRD (Legisatif) memiliki kesamaan visi dalam upaya memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat Manggarai Barat,” demikian Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula, saat memberikan sambutan dalam rangka Penutupan Sidang III tahun Sidang 2016 Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (30/12) di Ruang Sidang Utama DPRD Manggarai Barat.

“Pimpinan dan Anggota Dewan yang saya hormati, sebagai pimpinan tertinggi di daerah ini (Mabar; red), saya secara khusus menyampaikan terimakasih, atas komitmen dalam membahas dan berhasil menetapkan APBD Induk Kabupaten Manggarai Barat, sebelum tanggal 31 Desember 2016,”  tandasnya.

Menurut Bupati yang saat menyampaikan sambutan juga didampingi Wakil Bupati, drh. Maria Geong, PhD., DPRD Kabupaten Manggarai Barat telah menunjukan keseriusan dalam mengikuti aspirasi Pemerintah dalam pencapaian kinerja lewat program-program yang tertuang dalam RPJMD.  Apalagi prinsip yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Manggarai Barat adalah money follows program (alokasi dana pusat yang mengikuti program) bukan money follows function (alokasi dana pusat yang mengikuti fungsi).

Lebih lanjut kepada pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Manggarai Barat Bupati menghimbau, meskipun APBD Induk telah ditetapkan dan berlaku efektif tanggal 01 Januari 2016, bukan berarti pekerjaan-pekerjaan yang belum tuntas dibiarkan. Durasi waktu yang masih ada hendaknya dimanfaatkan secara optimal untuk mempersiapkan dokumen lain yang sifatnya wajib dan merupakan turunan langsung dari ditetapkannya dokumen APBD seperti RKA dan DPA.

“Saya himbau kepada pimpinan SKPD khususnya SKPD yang belum tuntas pengelolaan dana/anggarannya agar memanfaatkan dengan baik dan optimal waktu yang masih terisisa ini, meskipun APBD TA 2017 sudah ditetapkan. Pasalnya pengelolaan dana/anggaran yang belum tuntas akan membawa dampak negative pada pengelolaan dana TA 2017,” tandasnya.

Pada prinsipnya jelas Bupati keterlambatan pengelolaan dana/anggaran pada tahun 2016 jangan sampai terulang pada tahun 2017. Dan terkait dengan berakhirnya penggunaan anggaran SKPD tahun 2016, segera dipertanggungjawabkan secara benar dan cermat serta harus melengkapi seluruh dokumen laporan keuangan yang dipersyaratkan menurut ketentuan yang berlaku. Sehingga Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati/Wakil Bupati disampaikan secara benar dan tepat waktu.

Untuk diketahui Paripurna Penutupan Sidang III tahun sidang 2016 ini dipimpin langsung Ketua DPRD Manggarai Barat, Blasius Jeramun bersama Wakil Ketua Fidelis Syukur. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *