Aparatur Humas Harus Mampu Beradaptasi dengan Kemajuan TIK

Waikabubak – Seiring semakin majunya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di tengah masyarakat sebagai akibat tuntutan jaman, Aparatur Humas Pemerintah terutama yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur harus mampu beradaptasi dengan kemajuan yang ada. Sehingga dengan demikian, distribusi Informasi kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat, tepat dan efektif.

Demikian sambutan Gubernur NTT Drs. Frans Leburaya, yang disampaikan Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Rapat Kerja (Raker)  Kehumasan yang diselenggarakan Biro Humas Setda Provinsi NTT di Waikabubak-Kabupaten Sumba Barat, Selasa (24/04). “Saat ini peran Humas Pemerintah sangat penting dan strategis ditengah semakin majunya teknologi informasi dan komunikasi,” tandasnya.

Menurut Bupati Gusti Niga Dapawole, dalam beberapa kasus kemajuan teknologi justru memberi dampak negativ yang dapat merusak dan memporak porandakan kehidupan berbagsa dan bernegara. Sudah menjadi rahasia umum, berita-berita hoax yang berkembang saat ini diproduksi dan direproduksi oleh para pengguna internet. Selanjutnya disebarkan melalui website dan media-media social seperti Facebook, Twitter, Instgram dan lain sebagainya.

Agar tidak berkembang dan menjadi masalah aparatur Humas Pemerintah demikian Bupati, dituntut untuk menangkal berita-berita hoax tersebut, dengan menghadirkan berita-berita yang actual dan akurat. Sehingga masyarakat tidak menjadi bingung dalam menerima informasi-informasi yang disuguhkan oleh website dan media-media social yang berkembang saat ini. “Saat ini proses penyebaran berita Hoax justru lebih cepat dan bersifat massif, karena itu perlu dilakukan antisipasi dengan baik,” katanya.

Terkait pelaksanaan Rakor dan Raker Kehumasan yang dihadiri oleh 55 orang aparatur Humas dari 21 Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT, Gubernur Leburaya seperti disampaikan Bupati Agustinus memberikan apresisasi khusus. Setidaknya Rakor dan Raker Kehumasan ini sebagai upaya membangun sinergitas yang positif. Diharapkan sinergitas antara Humas Pemerintah se-Provinsi NTT menjadi kekuatan dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. “Atas nama Pak Gubernur, saya menyampaikan apresiasi khusus terhadap penyelenggraan Rakor dan Raker ini,” katanya.

Aparatur Humas juga diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi dalam menyukseskan berbagai program pemerintah dan menyebarluaskan informasi pembangunan. Dalam konteks ini, misi praktis Humas diarahkan untuk membangun citra dan reputasi positif pemerintah dengan menjalin hubungan kemitraan yang baik dengan semua komponen.

Sementara itu, pada tempat yang sama Kepala Biro Humas Setda Provinsi NTT, Samuel Pakereng mengatakan Rakor dan Raker Kehumasan dan Protokol ini merupakan program rutin Biro Humas NTT, semenjak tahun 2014. Rakor dan Raker dilaksanakan secara bergilir di semua Kabupaten/Kota yang ada di provinsi NTT, yang ditentukan melalui kesepakatan semua peserta Rakor dan Raker. “Rakor dan Raker Kehumasan sudah menjadi program rutin semenjak Biro Humas terbentuk tahun 2014,” jelasnnya.

Menurut Karo Humas, pelaksanaan secara bergilir di semua Kabupaten/Kota mempunyai tujuan yang sangat mulia, salah satunya adalah untuk tujuan promosi potensi daerah tempat pelaksanaan Rakor dan Raker. “Bapa Bupati, kami (Humas; red) sudah sepakat pelaksanaan Rakor dan Raker secara bergilir dilaksanakan di semua Kabupaten/Kota. Tujuannya adalah agar Humas dari Kabupaten lain juga turut serta mempromosikan potensi daerah yang ada di Kabupaten tempat pelaksanaan Rakor dan Raker. Mengingat, hampir semua Kabupaten/Kota kita mempunyai media publikasi masing-masing,” ujarnya.

Untuk diketahui Rakor yang mengambil tema “Sinergitas Peran Kehumasan sebagai Jembatan Informasi” akan berlangsung selama tiga hari terhitung dari tanggal 25-27 April 2018. Dalam acara pembukaan yang dilanjutkan dengan gala dinner di Rumah Jabatan Bupati Sumba Barat ini juga dihadiri Wakil Bupati Marthen Ngailu Toni, Sekda Sumba Barat, Umbu Dimu, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Sumba Barat, Anggota Komisi I DPRD NTT, Ketua Pengadian Negeri Waikabubak, Wakapolres Sumba Barat dan para pimpinan OPD Lingkup Pemkab Sumba Barat. (Tian/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *